Jalur Perdagangan Obat Kuat (Seks)

Dari Spray hingga Vibrator

So, jangan sembarangan minum obat kuat. Teliti sebelum membeli, cari tahu lebih dalam sebelum mengomsusinya. Yang jelas, penyembuh impotensi atau pembangkit gairah yang loyo tidak hanya pil, tapi tersedia banyak pilihan, mulai dari spray hingga vibrator. Selain Viagra, sebetulnya tidak terhitung tablet serupa yang mempunyai khasiat serupa – paling tidak seperti diklaim produsen dan distributornya.

Sebutlah Cialis. Tablet ini katanya mampu menjadikan pria tahan lama ereksi, dan bisa ejakulasi berulang-ulang. Obat kuat asal AS ini katanya sudah terbukti secara klinis dan bergaransi.

Ada lagi Levitra. Inilah obat perangsang untuk pria berbentuk tablet, berfungsi untuk membuat ereksi pada penis. Bisa digunakan oleh pria yang frustasi atau kehilangan nafsu seksual tetapi ingin melakukan hubungan intim dengan pasangan, sulit ereksi dan masalah ejakulasi dini.

Selain pil, ada minyak pelumas yang membantu melicinkan penis, ada juga spray atau cairan yang bisa disemprotkan ke alat vital pria. Dengan cairan tersebut ada efek “kebal” yang membuat tingkat sensivitas berkurang, sehingga sang pria mampu tahan lama. Ini cocok untuk penderita ejakulasi ini. Produknya rata-rata dari Eropa, ada yang berisi 15ml (bisa untuk pemakaian 20 kali), tidak berbau dan berwarna, dan tentu tidak menimbulkan rasa.

Penggetar adalah alat yang sebetulnya bukan untuk pria, tapi untuk merangsang wanita. Berbahan plastik halus, menggerakkannya memakai baterei AA. Ini bukan untuk pengobatan, tapi lebih kepada rekreasi. 

Alat yang paling populer dan sekaligus mengundang kontroversi apalagi kalau bukan vakum pembesar penis. Penis enlargement system ini adalah satu perangkat vacum tabung yang cara kerjanya adalah menarik otot penis, Jika digunakan secara rutin, demikian klaim sang penjual, akan menyebabkan pembesaran penis yang permanen.

Jangan Sampai Ketinggalan: Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Bagaimana mendapatkan obat kuat atau alat-alat bantu seks tersebut? Tidak susah, bahkan tidak harus dengan resep dokter. Lihat saja di beberapa ruas jalan di Jakarta, entah itu di jalan sekitar Petamburan, Tanah Abang, Dewi Sartika, atau Cawang, toko-toko yang menyediakan obat kuat berjejer. Kiosnya sih kecil-kecil, tidak bonafid, dan tampak sepi.

Tapi jangan salah, meski kelihatan sepi pembelinya ternyata lumayan banyak. Artinya, omset penjualannya cukup ok. Seorang penjual di bilangan Dewi Sartika, mengungkapkan kalau obat kuatnya berupa minyak berwarna bening yang diolesi di alat vital pria ini sangat diminati oleh pelanggannya. “Lumayan, 20-30 botol (berukuran 100 ml) pasti laku dalam sebulan,” ujarnya. (Burhan Abe)

Popular, Juli 2009

Related Stories

spot_img

Discover

Janu Residences, Dubai: Ketika Gaya Hidup Naik Level

Di kota yang identik dengan rekor—tertinggi, terbesar, termahal—hadir satu proyek yang tidak berteriak, tapi...

Ayana Midplaza Jakarta: Tempat Berbuka yang Tidak Main-Main

Ramadan itu sederhana. Yang bikin rumit biasanya ekspektasi. Untungnya, Ayana Midplaza Jakarta memilih jalur...

Burger & Lobster: London Attitude, Jakarta Appetite

Ada dua tipe restoran baru di Jakarta. Yang datang dengan menu setebal novel Rusia,...

Bali Naik ke Lantai 46: Syrco BASÈ Bikin Jakarta...

Jakarta itu keras. Cepat. Ambisius. Tapi selama tiga minggu, 16 Februari–7 Maret 2026, ada...

Endless Worlds

Explora Journeys Membuka Reservasi Pelayaran Dunia Perdana 2029 Ada jenis perjalanan yang tak sekadar memindahkan...

Vintage Sounds

Seni Merayakan Masa Lalu Tanpa Terjebak di Dalamnya Ada dua jenis nostalgia: yang murahan dan...

Popular Categories

Comments