Nasi Goreng Jancuk

Surabaya bukan kota yang asing sebetulnya, tapi selalu saja ada sisi menarik. Dan menginap di Surabaya Plaza Hotel (SPH) adalah pilihan yang tepat karena lokasinya di tengah kota, bersebelahan dengan salah satu mal terkenal, Surabaya Plaza Shopping Center. Ke objek wisata mana pun tergolong dekat, masih dalam hitungan menit, sebutlah ke House of Sampoerna, Mesjid Cheng Hoo, dan lain-lain.

Meski berbintang empat, fasilitas hotel ini boleh diacungi jempol. Hotel yang seluruh kamarnya berjenis suite, berjumlah 210 kamar ini, mempunyai motto ”Yes, I Care”. Yang menarik, terhitung sejak Februari 2009 hotel ini membebaskan dari rokok, bahkan kalau ada tamu yang melanggar akan didenda Rp 1 juta. “Ini memang demi kenyamanan tamu sendiri,” ujar Yusak Anshori, General Manager SPH.

Tinggal di SPH tidak lengkap rasanya kalau tidak merasakan Nasi Goreng Jancuk. Memang, ada yang risih mendengar kosa kata tersebut, karena itu merupakan umpatan khas Surabaya, tapi sebenarnya sekaligus menunjukkan keakraban. 

Menu ini sengaja diciptakan untuk memuaskan lidah “arek-arek Suroboyo” dan para tamu tentunya. Diramu secara khusus oleh Chef Eko Sugeng Purwanto yang telah belasan tahun berpengalaman di dunia kuliner, keistimewaan dari nasi goreng ini terletak pada rasa, porsi dan bumbunya. Bumbunya pun sangat khas Surabaya yaitu menggunakan terasi yang citarasanya cukup kental di lidah. Yang juga tak kalah menarik adalah penyajiannya di atas piring berukuran jumbo yang diberi alas daun jati. Sungguh komplit rasanya. 

Dengan rasa ekstra pedas akan membuat para penikmat makin penasaran untuk melahapnya terus menerus. Porsinya tidak perlu diragukan lagi, bahkan sepiring–mungkin lebih tepatnya senampan–Nasi Goreng Jancuk bisa dinikmati oleh empat hingga lima orang dewasa. Jadi, bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan citarasa khas Surabaya silakan mampir ke Surabaya Plaza Hotel. Berani mencoba? (Abe

Surabaya Plaza Hotel 

Plaza Boulevard – Jl. Pemuda 31 – 37, Surabaya 60271

Phone : (031) 531 6833 – Fax : (031) 532 2129

Related Stories

spot_img

Discover

Elegance at Iftar: Ramadan Dining di Burger & Lobster...

Ramadan selalu menghadirkan ritme yang berbeda di kota. Menjelang senja, meja-meja makan kembali menjadi...

Kemewahan yang Tersisa: Ruang

Ada masa ketika kemewahan diukur dari apa yang bisa dipamerkan: jam tangan Swiss, mobil...

Api, Laut, dan Kaiseki: Maret yang Menggoda di Trisara

Di sepanjang pantai barat laut Phuket yang masih terasa liar dan sunyi, berdiri sebuah...

Memori Perusahaan yang Tak Boleh Hilang

Mengapa organisasi cerdas tidak hanya bekerja—tetapi juga mengingat. Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Perusahaan besar...

Aman-i-Khás 2026

Maskulinitas yang Tenang di Tepi Belantara Rajasthan Di dunia yang makin berisik, kemewahan sejati justru...

Ketika Redaksi Berhadapan dengan Algoritma

Suatu pagi di ruang redaksi, rapat tak lagi dimulai dengan pertanyaan klasik: “Apa yang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here