Dining Experience with SQ

Dining experience in SIA is exquisite, elegant, and exclusive….

Singapura bukan negara yang asing, tapi tetap saja undangan untuk menghadiri event dari negeri tetangga tersebut selalu menarik perhatian. Pengundangnya adalah Singapore Airlines (SIA), acaranya bertajuk Singapore Airlines World Gourmet Forum, 8 – 10 Juli lalu.

Acara itu sebatulnya bagian dari peluncuran sebuah buku kuliner yang diterbitkan SIA, Above and Beyond: A Collection of Recipes from the Singapore Airlines International Culinary Panel, yang dikemas dalam sebuah acara gala dinner.

Perlakukan kepada undangan media agak sedikit berbeda. Selain mendapat kesempatan mengikuti wine dinner tersebut, sebelumnya mendapat kesempatan menengok dapur yang menyediakan makanan bagi penumpang SQ. Saya satu-satunya wartawan Indonesia yang diundang, selebihnya adalah 18 wartawan lainnya yang datang dari berbagai negara. Patut dicatat, separuh dari wartawan tersebut adalah freelancer atau bergagung dengan sindikat – seperti yang saya lakukan saat ini.

Siapa yang tidak ingin tahu rahasia SIA, yang sampai saat dikenal sebagai maskapai dengan pelayanan terbaik di dunia, bagaimana menyajikan menu-menu terbaiknya kepada para penumpang. Buku tersebut berisi 50 delectable recipes, yang dipersembahkan oleh sepuluh chef kelas global, yang bisa biasa berkreasi dengan menu-menu andalannya. Mereka adalah Georges Blanc (Prancis), Sanjeev Kapoor (India), Sam Leong (Singapura), Matt Moran (Australia), Yoshihiro Murata (Jepang), Alfred Portale (USA), Gordon Ramsay (Inggris), Zhu Jun (China), Nancy Oakes (USA), dan Yeung Koon Yat (Hong Kong).

Cookbook yang dikemas mewah itu memang bukan sekadar buku, tapi merupakan sumbangan SIA untuk masyarakat. Peluncurannya yang dikemas mewah diadakan di Shangri-La Hotel, Singapura, 9 Juli 2010. Hasil penjualan buku, dan beberapa barang lelang, yang terkumpul S$1,418 juta, semuanya disumbangkan untuk organisasi nirlaba Singapore’s Community Chest, yang merupakan bagian dari Straits Times Pocket Money Fund dan Business Times Budding Artists Fund.

Setelah peluncuran yang dihadiri oleh Presiden Singapura Nathan dan Mrs. Nathan, buku tersebut dijual juga di toko-toko buku, sebutlah Borders, Times Newslink, Times Travel, juga Relay di Changi Airport, Singapura. Sementara di luar Singapura, orang bisa memesan via pembelian online di krisshop.com, yang jika memesannya sebelum 31 Desember 2010 akan terbebas dari ongkos kirim (disponsori UPS), atau di katalog KrisShop yag ada di SQ.

Penerbitan buku tersebut, demikian Yap Kim Wah, Senior Vice President Product & Services SIA, bukanlah bagian dari bisnis SIA, tapi merupakan SIA untuk masyarakat. “Penumpang yang biasanya terbang bersama SQ, dan mendapatkan pelayanan F&B ala SQ, dapat mencobanya di rumah,” ujar Yap yang juga Chairman of Tradewinds Tours & Travel, a Board Member of the Singapore Land Authority, a Board Director of Virgin Holidays and a Member of the Quality Service Advisory Committee chaired by the Minister State for Trade and Industry.

Menurut Yap, SIA sampai saat ini memang dikenal sebagai maskapai yang mempertahankan kualitas pelayanannya. Tidak sia-sia, nyaris setiap bulan selalu ada lembaga yang memberikan award kepada ikon Singapura ini.

Memang, tidak bisa dimungkiri, dengan maraknya penerbangan model low cost carrier (LCC) yang bertiket murah, sedikit banyak ikut mengganggu pasar penerbangan berservis. Tapi untuk itu Grup SIA sudah lama menyiapkan ‘second brand’nya, SilkAir dan Tiger, sedangkan untuk SQ (sebutan lain untuk SIA) tetap mempertahankan layanan nomer satu. “Constantly redefine the travel experience and continue the pace of innovation that is a hallmark of SIA,” ujar Yap yang bergabung dengan SIA sejak 1975.

Related Stories

spot_img

Discover

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

METT Singapore

Tempat di Mana Gaya Hidup Sehat Jadi Lebih Seksi dari Sekadar Liburan Ada masanya liburan...

Mesin Cuan Facebook

Playbook untuk Mereka yang Tak Puas Hanya Jadi Penonton Ada dua tipe orang di Facebook...

Gue Baca Buku Ini… dan Jadi Agak Ngerasa “Tertampar”

Review: Bikin E-Course Berbasis AI Awalnya gue kira ini bakal jadi buku “jualan mimpi” lagi....

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here