Onrop! Musikal

Tapi bukan ceritanya yang penting, drama musikal ini adalah lakon yang meriah dan menghibur. Koreografi yang dikerjakan oleh Eko Supriyanto, dengan gerakan-gerakan yang indah namun simpel, sangat mewarnai sepanjang pertunjukan. Gerakan tari begitu sinkron dengan musik yang dimainkan Nusantara Symphony Orchestra pimpinan Indra Perkasa. Para pemainnya pun selain berdialog diwajibkan bisa menyanyi – beberapa diperankan oleh penyanyi profesional, sebutlah Nina Tamam, Sita Nursanti, serta komedia Fitri Tropika.

Photo by Vladimir Fedotov on Unsplash

Hiburan dengan dialog yang benas joke-joke yang segar inilah yang bisa menyihir penontn untuk tetap bertahan selama dua jam dengan jeda 20 menit itu. Sebagai penulis andal, Joko mampu menghadirkan detail cerita yang menarik, meski kadang bertele-tele tapi sering tak terduga, tapi mampu membuat para penonton tertawa.

Dan yang terpenting, Joko bertutur dalam bahasa gaul sekarang, termasuk bahasa “banci” via mulut asisten Bram, Amir (diperankan oleh Yudi Firmansyah dan Ario Bayu), yang mewarnai pergaulan masa kini.

Sebagai pertunjukan, Onrop! Musikal cukup memuaskan. Meski belum menjadi tren, tapi paling tidak melalui pertunjukan senilai Rp 3 miliar ini, Joko berhasil menyampikan visinya, yakni pentingnya kebebasan berekspresi dan bahaya intoleransi, dengan cara menghibur. (Burhan Abe)

Related Stories

spot_img

Discover

Burger & Lobster: London Attitude, Jakarta Appetite

Ada dua tipe restoran baru di Jakarta. Yang datang dengan menu setebal novel Rusia,...

Bali Naik ke Lantai 46: Syrco BASÈ Bikin Jakarta...

Jakarta itu keras. Cepat. Ambisius. Tapi selama tiga minggu, 16 Februari–7 Maret 2026, ada...

Endless Worlds

Explora Journeys Membuka Reservasi Pelayaran Dunia Perdana 2029 Ada jenis perjalanan yang tak sekadar memindahkan...

Vintage Sounds

Seni Merayakan Masa Lalu Tanpa Terjebak di Dalamnya Ada dua jenis nostalgia: yang murahan dan...

Fondasi Digital 2026

Di ruang-ruang rapat Jakarta yang semakin hening dan serba layar, transformasi digital tak lagi...

Generasi Cemas

Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Ada generasi yang tumbuh dengan suara modem dial-up. Ada...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here