Mercado de San Miguel dan Gadis Pengasong Wine

Pergilah ke pasarnya jika kamu ingin tahu tentang kota itu. Begitu nasehat seorang fotografer senior. Maka, ke Madrid, Spanyol, kurang lengkap kalau tidak mengunjungi Mercado de San Miguel.

Pasar ini awalnya dibangun oleh pemerintah pada tahun 1916, kemudian dibeli oleh swasta pada 2003, serta direnovasi dan dibuka kembali pada tahun 2009.  San Miguel Market adalah pasar yang paling populer di Madrid oleh kalangan wisatawan karena terletak di pusat kota Madrid, dalam jarak berjalan kaki dari Plaza Mayor.  

Inilah pasar bersejarah dan monumental, tempat berbelanja dan berwisata kuliner. Pasar modern (karena sangat berbeda dengan umumnya pasar-pasar yang ada di negara berkembang) yang terletak di jantung kota ini juga tempat bertukarnya kebudayaan antar negara – karena banyaknya turis, terutama Eropa, yang berkunjung ke area tersebut.  


Bagi negara maju, Mercado de San Miguel sebetulnya tergolong tradisional – karena berbeda dengan mal, di situ tempat berkumpulnya pada penjual tingkat UKM, tapi dengan kreativitas yang luar biasa. Para pemilik toko, dengan caranya masing-masing menawarkan dagangannya secara unik, mulai dari coklat hingga caviar.


Para pembeli pun tidak harus membawa pulang belanjaannya, tapi bisa – dan kebanyakan, menyantap makanannya di situ juga. Ada ham, paela, buah zaitun, churos, bir, anggur, sampanye dan lain-lain.  Ini konon untuk menanggapi minat yang baru tumbuh di dunia gastronomi yang kini telah menjadi fenomena budaya secara global.

Mercado de San Miguel saat ini memang menjadi salah satu pusat gastronomi, di mana produk dengan latar belakang kebudayaan yang kuat adalah kunci. Sebuah tempat pertemuan untuk produsen makanan dan para food enthusiast yang lapar untuk mencoba makanan-makanan baru. Sebuah tempat di mana kita bisa belanja sehari-hari, tapi bisa juga  sekadar mampir untuk minum dan makan.

Alhasil, bukan hanya tapas-tapas yang dipajang secara atraktif, tapi juga wine dijajakan seperti tukang asongan oleh gadis bule – yang di Indonesia mungkin sekelas dengan usher cantik penjaga pameran mobil. (Burhan Abe)

Related Stories

spot_img

Discover

Mooncake, Elevated

JW Marriott Hotel Jakarta Membawa Tradisi Mid-Autumn ke Level Berikutnya Tujuh koleksi mooncake, dari klasik...

Liburan ke Bali Makin Beruntung dengan Nakula Rewards

Pesan vila langsung, dapatkan lebih banyak keuntungan hingga 15 persen. Plus, ada sarapan, airport...

Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang...

The City Bites

Saat Semangat New York Menemukan Panggungnya di Jakarta Comfort food, cocktail playful, dan cita rasa...

Byrd House Bali

Rayakan Kemerdekaan Lewat Tafsir Modern Kuliner Nusantara Nusantara Degustation Dinner menghadirkan perjalanan tujuh babak rasa...

AI Melaju, Pertahanan Bisnis Tertinggal

Perusahaan di Indonesia berlomba memanfaatkan kecerdasan buatan. Namun, fondasi keamanan, tata kelola, dan ketahanan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here