20 Tahun Java Jazz: Barisan Musisi Kelas Dunia Siap Guncang Jakarta

Tak terasa, dua dekade sudah Jakarta International BNI Java Jazz Festival menjadi panggung utama bagi perayaan musik dan gaya hidup urban di Indonesia. Di usia ke-20 ini, festival musik paling bergengsi di Tanah Air kembali mengumumkan deretan musisi yang akan meramaikan panggungnya tahun ini—dan seperti biasa, lineup-nya tidak main-main.

Dari Soul Amerika ke Etnik Elektronik Thailand

Nama-nama besar sudah diumumkan, dan semuanya membawa karakter yang tak bisa diabaikan. Ada UMI, penyanyi R&B asal Amerika Serikat dengan warna vokal lembut dan pesan spiritual dalam lirik-liriknya. Lee Ritenour, gitaris jazz legendaris yang telah mengukir sejarah sejak era fusion tahun ā€˜70-an. Tontrakul, produser musik asal Thailand yang menyatukan elemen tradisional Asia dengan atmosfer elektronik masa kini.

Lee Ritenour

Dari Inggris, hadir Tara Lily, musisi lintas budaya yang tumbuh besar dalam lingkungan hip-hop dan jazz, namun tak lupa akar Asia Selatan-nya. Dari dalam negeri, nama-nama seperti RAN membawa energi pop yang selalu segar dan bisa diandalkan untuk membakar semangat penonton.

Festival ini akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan 11 panggung yang tersebar di berbagai titik, menyuguhkan lebih dari sekadar konser—ini adalah eksplorasi musikal yang luas, dari jazz klasik hingga nuansa kontemporer. Tiket sudah tersedia melalui javajazzfestival.com.

Tara Lily

Related Stories

spot_img

Discover

The New Caribbean, Curated by Aman

Aman at Sea menghadirkan cara baru menikmati Karibia—lebih sunyi, lebih personal, dan nyaris tanpa...

Djournal Monster Cafe Hadirkan Wajah Baru Blok M

Ketika Kopi, Street Art, dan Komunitas Bertemu Blok M selalu punya cara untuk berevolusi. Dari...

Clipper Penghasil Cuan dengan AI Gratis

Peluang Baru di Ekonomi Kreator Di balik video-video pendek yang memenuhi TikTok, Instagram Reels, hingga...

AI E-Book Cashflow Machine

Mengubah Ide Menjadi Aset Digital yang Terus Menghasilkan Di era kecerdasan buatan, memiliki ide saja...

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, muncul sebuah tren yang justru mengajak orang...

Sunset, Smoke, and Slow Evenings

Ritual Baru Menikmati Sanur di Byrd House Bali Ada alasan mengapa Sanur selalu terasa berbeda...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here