PRU x Penfolds: Malam Mewah Bareng Tiga Dekade Anggur Legendaris

Bicara soal menu, PRU enggak main aman. Dimulai dari King of the Fruits, lalu lanjut ke Black Crab & Green Curry yang dipasangkan sama Yattarna Chardonnay 2019. Hangat, creamy, tapi tetap elegan. Lalu ada Lotus Root & Shrimp Paste ditemani Grange 1991 — anggur senior yang tetap bertenaga meski udah tua.

Selanjutnya, kombinasi liar antara Squid & Blue Cheese dengan Grange 2001, lalu ke hidangan utama Aged Duck & Tamarind — bebek khas PRU yang disiram saus tamarind, star anise, dan black pepper — yang makin mantap dengan Grange 2018. Oh ya, vintage ini dapet skor 100 dari Robert Parker. Bukan main.

Malam ditutup manis dengan Marian Plum & Phuket Pineapple, biar kamu enggak pulang dengan napas penuh daging dan tanin.

Masih belum cukup keren? Tenang, malam itu juga akan dihadiri Joshua Yim, Brand Ambassador Penfolds, yang bakal membocorkan rahasia di balik tiap tetes Grange.

Harganya? THB 10.000++ per orang (sekitar belasan juta Rupiah), sudah termasuk wine pairing. Untuk pengalaman sekeren ini, itu investasi. Bukan pengeluaran.

Mau jadi bagian dari malam penuh kemewahan dan kejantanan rasa ini? Langsung cek di sini atau kontak +66 (0)76-683-344.

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here