Il Ristorante – Niko Romito: Italia Bertemu Uluwatu

Ada restoran. Ada pengalaman. Dan ada Il Ristorante – Niko Romito, yang berdiri anggun di tepi tebing Uluwatu dalam kompleks Bvlgari Resort Bali. Ini bukan sekadar pembukaan restoran baru—ini adalah perayaan rasa, warisan, dan kemewahan yang diracik dengan presisi khas Italia.

Setelah sukses besar di Milan, Dubai, Tokyo, dan kota-kota lain yang mengerti arti fine dining, Niko Romito membawa visinya ke Bali. Tanggal 19 Mei 2025 jadi tonggak hadirnya kuliner Italia kontemporer yang dipadukan dengan keindahan alam dan kehangatan rasa khas Bali.

Makan Malam yang Tak Sekadar Makan Malam

Hanya tersedia saat malam. Hanya 24 kursi. Dikelilingi kolam refleksi dan pencahayaan lembut yang menghanyutkan. Lokasinya? Di puncak tebing batu kapur, menghadap langsung ke lautan lepas. Di sini, setiap malam terasa seperti pertunjukan—dengan cita rasa sebagai aktor utama dan pemandangan samudra sebagai panggungnya.

Bacaan Menarik: Membangun Mesin Uang di Era AI 

Romito tak datang membawa menu klise. Ia datang membawa filosofi rasa: bersih, autentik, dan berani. Mengangkat bahan lokal seperti vanila Kintamani, tomat Plaga, dan berbagai rempah yang tumbuh di kebun resort sendiri. Ini adalah Italia—tapi dengan aksen tropis Bali yang subtil namun memikat.

Tiga Pilihan, Tiga Karakter

Tasting Menu “I Classici” – 4 Hidangan

Untuk pencinta klasik: sebuah komposisi yang membawa Anda melintasi daerah-daerah kuliner Italia. Dimulai dengan L’Antipasto all’italiana, berlanjut ke Tortelli ricotta Bali dan ikan trout karang dengan udang serta tomat, lalu ditutup dengan Bread and Chocolate—cokelat Bali yang dikemas dalam kehangatan kenangan masa kecil ala Italia.

Tasting Menu “La Degustazione” – 7 Hidangan

Bagi yang siap menyelami sisi eksperimental Niko Romito. Dari kerang dengan krim udang, cod rebus dalam susu ikan kod, hingga Wagyu bersaus lada hitam lokal yang dalam dan berkarakter. Penutupnya? Sorbet buah beri liar, mousse serai, dan meringue renyah—kesegaran yang menyegarkan, bukan hanya palate, tapi juga pikiran.

Related Stories

spot_img

Discover

Bekerja dari Bali, Tapi Bukan Liburan Biasa

Ketika villa privat jadi kantor, kolam renang jadi “meeting room”, dan hidup terasa sedikit...

Clifftop Contemplation: Umana Bali Unveils a More Meaningful Island...

Di ujung selatan Bali yang dramatis—di mana tebing kapur jatuh tegak ke Samudra Hindia—Umana...

Whisky, Cerutu, dan Sedikit Dosa Kecil di Tengah Jakarta

Ada dua jenis orang di dunia ini: yang minum untuk lupa, dan yang minum...

A New Chapter at Amangiri

Carved by Light and Silence Di dunia yang semakin bising oleh definisi “luxury”, Amangiri tetap...

When Borneo Calls

Escape Tropis yang Siap Jadi Bucket List Baru Asia Tenggara Kalau selama ini Bali terlalu...

CURE Bali Tidak Berusaha Mengesankan—Justru Itu Kelebihannya

Ada restoran yang datang dengan suara bising. Ada juga yang datang dengan niat. CURE Bali...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here