The Shady Pig Perkenalkan Konsep Bersantap Baru: Mulai dari Koktail, Baru ke Piring

Dari Intim ke Ekspresif

Dari pukul 7 malam hingga 11 malam, The Shady Pig menghidupkan atmosfer klasik speakeasy: gelap, akrab, dan penuh misteri. Tapi saat jarum jam bergerak melewati pukul 11, energi ruang berubah drastis. DJ naik ke dek, irama berubah dinamis, dan tempat ini menjadi arena ekspresi malam yang bebas.

Lebih dari Sekadar Makanan dan Minuman

Dengan kapasitas hanya 40 kursi per malam, pengalaman bersantap di sini terasa personal. Reservasi sangat disarankan melalui WhatsApp di +62 811 3981 1192 atau via situs www.theshadyfamily.com. Bagi yang spontan, walk-in tetap diterima selama tempat tersedia.

Perayaan Ulang Tahun ke-5: Lima Malam Rasa & Gairah

Peluncuran konsep ini juga menandai awal dari perayaan ulang tahun ke-5 The Shady Pig, yang akan berlangsung dari tanggal 24 hingga 29 Juni.

Bacaan Menarik: Membangun Mesin Uang di Era AI 

Dalam lima malam penuh kejutan ini, akan hadir 13 bartender terbaik dari berbagai penjuru Asia, menghadirkan bar takeover yang terus berganti, serta momen-momen spesial yang mengangkat rasa, kisah, dan semangat The Shady yang penuh karakter: sensual, ekspresif, dan berani tampil beda.

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here