Bos Santai, AI Kerja Rodi: Cuan Digital Tanpa Drama

Sebagai orang yang biasa membaca laporan laba rugi sambil ngopi overpriced di coffee shop, saya skeptis tiap ada buku yang bilang “AI bisa bantu kamu kaya.” Kebanyakan terlalu dramatis, menumpuk kata “disruptif” di setiap paragraf, lalu menutupnya dengan CTA kursus jutaan.

Tapi buku “AI Jadi Asisten, Kamu Jadi Bos” karya Burhan Abe ini beda. Pertama, bahasanya santai—bahkan kadang kayak stand-up open mic: nyeletuk, ngatain kita yang doyan rebahan, lalu mengolok rasa malas belajar tools baru. Ini lebih terasa kayak punya teman sinis tapi sayang, yang akan ngomel kalau kita nggak ngapa-ngapain.

Burhan mengurai sederhana bagaimana memaksa AI kerja rodi untuk kita:

  • ChatGPT dijadiin tukang ketik caption & draft ebook,
  • Canva AI disuruh jadi desainer bayaran rendah (karena literally murah banget),
  • Midjourney & DALL·E dipekerjakan bikin ilustrasi produk yang ujungnya akan kita jual lagi.

Hasilnya? Dalam buku ini, proses bikin konten, naikin followers, sampe ngeluarin produk digital pertama terasa kayak game simulasi ringan, bukan proyek startup yang butuh investor puluhan miliar.

Yang paling saya suka, Abe menekankan satu hal penting: AI boleh pintar, tapi nggak bisa ngide. Ide tetap lahir dari rasa gelisah, penasaran, atau kadang insomnia tengah malam — sesuatu yang belum ada algoritma bisa replika.

Ada satu quote yang kena banget di saya: “AI itu asisten. Ide tetap harus datang dari kepala (dan sedikit kegelisahan) kamu sendiri.”

Donlod di SINI ya.

Di dunia bisnis, kita sering terpukau tools baru lalu ngikut tren buta-buta. Buku ini justru menampar pelan: AI hanya alat, bukan dewa penentu omzet. Sukses digital tetap butuh rasa, naluri, dan berani ambil keputusan saat data belum lengkap.

Bottom line?
Kalau kamu pebisnis, freelancer, atau karyawan kantoran yang secretly mau punya side hustle biar someday bilang “bye boss!”, buku ini layak dibaca. Murah, praktis, dan nggak menggurui — cocok buat kamu yang senang mikir tajam tapi tetap mau ketawa. (Ayen G. Manus)

📥 Linknya di sini, sebelum AI ngambil semua kerjaan kita beneran: 👉 AI Jadi Asisten, Kamu Jadi Bos

Related Stories

spot_img

Discover

Hiliwatu, Ubud

Tentang Bukit, Batu, dan Keheningan yang Tidak Kosong Ubud tidak pernah benar-benar sunyi. Ia hanya...

Jurnalisme 2026: Ketika Mesin Tak Percaya, Manusia Tak Sabar

Oleh Burhan Abe Ada satu ironi besar dalam dunia jurnalisme hari ini: semua orang butuh...

Eri Maldives Kembali Dibuka: Eco-Chic Tanpa Basa-Basi, Mewah Tanpa...

Barefoot luxury, tapi dengan isi. Bukan sekadar liburan—ini soal cara hidup. Maladewa tak pernah kekurangan...

Hennessy Menyambut Tahun Kuda dengan Koleksi Edisi Terbatas yang...

Ada merek yang merayakan Tahun Baru Imlek sekadar dengan mengganti kemasan. Ada pula yang...

Musim Baru di Amanpulo

Ketika Angin Amihan Kembali, dan Gaya Hidup Bergerak Lebih Tenang Ada tempat yang tak perlu...

Tempat Nongkrong Baru Buat Orang yang Nggak Cuma Mau...

Seminyak itu keras. Panas, cepat, penuh distraksi. Kalau lo ke sini cuma buat tidur...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here