Raise Your Glass: Wine, Duck, & Decadence di PRU Phuket

Lupakan dinner standar. Kalau mau memanjakan lidah (dan sedikit memuaskan ego), tandai tanggal ini: 15 Juli 2025.

Di malam itu, PRU—satu-satunya restoran Michelin-star di Phuket—akan berkolaborasi dengan Château Palmer, salah satu nama paling hot dari Bordeaux. Ditambah sokongan The Wine Merchant, acara ini ibarat main course-nya para bon vivant sejati.

Berlokasi di samping megahnya Trisara Resort, PRU digawangi Chef Jimmy Ophorst. Dia bukan chef biasa. Filosofi community-to-fork-nya bikin semua hidangan terasa personal, intimate, dan yang paling penting: asli. Mereka nanam sendiri di kebun Pru Jampa, lalu memadukannya dengan hasil bumi dan tangan dingin pengrajin lokal. Jadi apa pun yang Anda makan malam ini, bukan cuma lezat—tapi punya cerita (yang bisa Anda pamerkan).

Warm-Up: Champagne, Flirt & Kanape

Malam dimulai classy. Champagne dingin & kanape, ditemani suasana lounge yang cocok buat flirting ringan sebelum jamuan serius dimulai. Ini saatnya pull out your best charm — because who knows?

Baca juga: Segelas Cerita, Secuil Gaya Hidup

Six Plates, Six Bottles, Zero Regret

Setelah itu, petualangan rasa benar-benar dimulai. Siap-siap lidah (dan hati) terpukau oleh enam pairing yang dirancang bikin mabuk, dalam arti harfiah maupun metaforis.

  • King of the Fruits x Alter Ego de Palmer 2019
    Segar, tropis, juicy—kayak summer fling yang baru mulai. Wine ini lembut tapi punya punch dark berries & violet.
  • Mackerel & Lada Makhwaen x Château Palmer 2017
    Mackerel yang spicy, ketemu red plum & floral notes. Sedikit edgy, pas buat Anda yang suka tantangan.
  • Akar Teratai & Terasi x Château Palmer 2009
    Umami nendang, wine-nya kaya black fruit & dark chocolate. Seductive? Damn right.
  • Cumi & Keju Biru x Château Palmer 2007
    Ini pairing nakal. Cumi lembut plus keju biru funky, dilengkapi cedar, tobacco & mawar kering. Untuk lidah yang doyan petualangan.
  • Bebek Tua & Asam Jawa x Château Palmer 2005
    Bebek tua yang juicy & dalam, pas banget sama cassis, truffle & graphite. A classic with dirty undertones.
  • Mariam Plum & Nanas Phuket
    Sweet ending — ringan, playful, bikin siap lanjut (ke mana saja).

Related Stories

spot_img

Discover

Clifftop Contemplation: Umana Bali Unveils a More Meaningful Island...

Di ujung selatan Bali yang dramatis—di mana tebing kapur jatuh tegak ke Samudra Hindia—Umana...

Whisky, Cerutu, dan Sedikit Dosa Kecil di Tengah Jakarta

Ada dua jenis orang di dunia ini: yang minum untuk lupa, dan yang minum...

A New Chapter at Amangiri

Carved by Light and Silence Di dunia yang semakin bising oleh definisi “luxury”, Amangiri tetap...

When Borneo Calls

Escape Tropis yang Siap Jadi Bucket List Baru Asia Tenggara Kalau selama ini Bali terlalu...

CURE Bali Tidak Berusaha Mengesankan—Justru Itu Kelebihannya

Ada restoran yang datang dengan suara bising. Ada juga yang datang dengan niat. CURE Bali...

Dapur Masa Depan Ada di Jakarta

Saat Teknologi Bertemu Ambisi Kuliner Indonesia Di kota yang tak pernah benar-benar tidur, dapur kini...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here