Aperol Sunset Festival 2025

Karena Bali nggak pernah setengah-setengah soal sunset — begitu juga koktailmu.

Aperol balik lagi ke Bali, kali ini nggak cuma ngejar summer, tapi langsung ngegas ke sunset. Festival yang dulu dikenal sebagai Aperol Summer Festival sekarang lahir lagi jadi Aperol Sunset Festival, siap bikin enam minggu penuh Bali glowing dari 18 Juli sampai 31 Agustus 2025. Anggap aja ini 42 hari alasan sah buat nikmatin koktail oranye paling seksi sambil nonton matahari pamer.

Setelah dua tahun sukses bikin summer party yang penuh spritz dan senyum, Aperol mutusin fokus ke yang Bali paling jago: sunset yang bisa bikin turis veteran pun diam terpukau. Warga lokal ngatur jadwal sore demi ini. Wisatawan booking tempat dari jauh-jauh hari. Sekarang, Aperol bungkus semuanya jadi festival di mana tiap sore pantas dirayain dengan cheers.

Bacaan Menarik: Wine Not? Cerita, Rasa, dan Gaya Hidup di Balik Segelas Anggur

The Signature Glow

Bintang utamanya jelas: Aperol Spritz — sering disebut sunset dalam gelas. Dibikin dari 3 part Prosecco, 2 part Aperol, 1 part soda, plus seiris jeruk segar. Rasanya ringan, sedikit pahit-manis, cukup alkohol buat ngingetin hidup ini nikmat.

Tahun ini, festivalnya tersebar di 25 venue terpilih, mulai dari beach lounge tempat kaki tenggelam di pasir sampai bar tebing yang nyajiin view laut bikin lupa mantan. Setiap spot bawa suasana, musik, makanan, dan pastinya segelas Aperol Spritz yang glowing.

The Lineup — Musik, Senja, Party

Selain daily vibes, ada enam pesta utama yang siap ngangkat mood. Dimulai 18 Juli di Alila Seminyak, lengkap dengan DJ, instalasi ikonik Aperol (Vespa & kombi van tetap jadi magnet), dan menu spesial buat sesi spritz. Setelah itu lanjut ke:

  • Finns Beach Club (1-7 Agustus)
  • W Seminyak (10 Agustus)
  • Café del Mar (15 Agustus)
  • Ku De Ta (22 Agustus)
  • Sundays Beach Club (31 Agustus) — penutup dengan sunset farewell party.

Related Stories

spot_img

Discover

Kemewahan yang Tersisa: Ruang

Ada masa ketika kemewahan diukur dari apa yang bisa dipamerkan: jam tangan Swiss, mobil...

Api, Laut, dan Kaiseki: Maret yang Menggoda di Trisara

Di sepanjang pantai barat laut Phuket yang masih terasa liar dan sunyi, berdiri sebuah...

Memori Perusahaan yang Tak Boleh Hilang

Mengapa organisasi cerdas tidak hanya bekerja—tetapi juga mengingat. Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Perusahaan besar...

Aman-i-Khás 2026

Maskulinitas yang Tenang di Tepi Belantara Rajasthan Di dunia yang makin berisik, kemewahan sejati justru...

Ketika Redaksi Berhadapan dengan Algoritma

Suatu pagi di ruang redaksi, rapat tak lagi dimulai dengan pertanyaan klasik: “Apa yang...

Bukan Anak IT? Bagus. Justru Itu Keunggulan Anda.

Ada mitos yang terlalu lama kita pelihara: dunia digital adalah wilayah eksklusif para programmer,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here