Warisan Panjang yang Tak Pernah Diam
Hubungan Hennessy dengan Tiongkok bukan kisah baru. Sejak 1859, ketika dua belas peti Old Pale Cognac pertama kali dikirim ke sana, Hennessy telah menjadi bagian dari perjalanan budaya yang panjang.
Dari peluncuran Hennessy X.O pada 1872, kedatangan simbolis Spirit of Hennessy di Shanghai pada 1992, hingga proyek budaya ambisius Hennessy X.O Silk Road pada 2017—semuanya menegaskan satu hal: tradisi dan inovasi bukan dua kutub yang saling meniadakan.
Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine
“Tahun Kuda melambangkan energi, optimisme, dan semangat untuk terus melangkah maju,” ujar Laura Drozdowski Lot, Marketing Director Moët Hennessy Asia Tenggara. “Nilai-nilai ini sangat sejalan dengan semangat Hennessy dan kedekatan kami dengan perayaan Tahun Baru Imlek.”
Sebuah pernyataan yang terdengar sederhana, tapi terasa relevan—terutama di era ketika stagnasi adalah kemewahan yang tak lagi bisa ditoleransi.

Lebih dari Sekadar Botol
Koleksi Hennessy Chinese New Year 2026 akan tersedia di seluruh gerai Red & White Indonesia mulai Januari 2026. Namun Hennessy tak berhenti pada produk.
PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital
Untuk melengkapi perayaan, Maison ini menghadirkan Festive Hosting Masterclass di Hennessy Boutique, Senayan City Mall, berlangsung setiap Jumat hingga Minggu, 9 Januari–8 Februari 2026. Empat sesi per hari, dirancang bagi mereka yang ingin merayakan dengan gaya—dan pengetahuan.
Dipandu oleh Chong Wai Keng, Hennessy Brand Ambassador, bersama Rizky Ramdhani Razak, Mixologist & Moët Hennessy Indonesia Brand Advocate, masterclass ini menawarkan pengalaman imersif: dari koktail Hennessy V.S.O.P yang dikurasi khusus, padanan hidangan perayaan, hingga inspirasi meracik minuman yang layak disajikan di meja Tahun Baru Imlek.
Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

