The White Lotus Effect, Minus the Drama
Terima kasih pada The White Lotus, Asia Tenggara kembali jadi panggung global—lengkap dengan estetika tropis yang sedikit dekaden. Orang menyebutnya set-jetting: liburan karena terinspirasi layar.
Club Med cukup cerdas untuk tidak sekadar ikut arus. Mereka tidak menjual “lokasi yang pernah Anda lihat di TV”. Mereka menjual versi hidupnya—tanpa skrip, tanpa konflik, tanpa plot twist keluarga kaya yang saling menikam. Hanya Anda, laut, dan jadwal yang… tidak ada.
Gaptek Bukan Alasan: Mahir Digital Tanpa Jadi Anak IT
Masculine, But Not Loud
Kalau ada cara maskulin untuk mendefinisikan kemewahan hari ini, ini dia: tidak perlu membuktikan apa pun. Desain resor ini—terinspirasi dari budaya Thailand—akan bermain di spektrum itu. Clean lines, material alami, ruang yang memberi jarak. Tidak ada emas berkilau berlebihan, tidak ada chandelier yang berusaha terlalu keras. Yang ada adalah rasa tenang yang mahal.
Dan untuk yang datang bersama keluarga, Club Med tetap menyelipkan sistem yang bekerja di belakang layar—Kids Club, program aktivitas, semua berjalan tanpa terasa seperti “program”.
Cuan dari Rumah: 5 Bisnis Digital yang Bisa Kamu Mulai Hari Ini

Phuket Was the Opening Act
Untuk konteks, Club Med sudah hadir di Phuket sejak 1985. Tapi lini Exclusive Collection ini adalah versi mereka yang sudah berevolusi—lebih tajam, lebih dewasa, lebih sadar bahwa tamu sekarang tidak butuh kemewahan yang berisik.
Mereka butuh kontrol. Atau justru, kebebasan dari itu.
Cuma Modal HP: Bisa Cuan dari YouTube? Simak Rahasianya!

