Sayang Bordeaux

Wine makin mendapat tempat di Indonesia. Paling tidak, jumlah wine lounge di Jakarta makin banyak saja. Bandingkan dengan klub yang itu-itu saja – tahun 2009 memang ada 2-3 new entry, tapi ada beberapa yang tutup juga, sehingga secara kuantitas sebenarnya tidak bertambah.

Selain wine lounge yang tumbuh bak cendawan di musim hujan, klub-klub pecinta wine juga bermunculan. Tidak sekadar wine lover, tapi lebih spesifik, wine kayak apa yang mereka sukai. Contohnya adalah Sayang Bordeaux Indonesia Wine Club.

Dari namanya jelas bahwa mereka adalah sekumpulan orang yang maniak terhadap wine asal Bordeaux, salah satu wilayah penting di Prancis yang menghasilkan wine – di sana banyak viniyard dan wineries yang tersohor di dunia. Selain kerap mengadakan wine tasting, wine dinner, atau wine party, mereka secara berkala juga mengunjungi chateau-chateau di sana, sebutlah Petrus, Haut Brion, Trotanoy, Angelus, dan lain-lain.

Klub itu diresmikan pertengahan November 2009, ditandai dengan wine tasting dan wine dinner di Jakarta. Dihadiri oleh lima wine maker dan pemilik chateau asal Bordeaux: Alain Moueix (Chateau Mazeyrez), Pierre Blois (Chateau Moulin Du Cadet), Dominique Hebrard (Chateau Cheval Blanc, Bellefont Belcier, dan Trianon), Laurence Brun (Chateau Dassault), dan Vincent Priou (Chateau Beauregard). 

Tapi mengapa harus Bordeaux? Apa kelebihannya dibandingkan dengan wine yang berasal Margaux, Medoc, atau Burgundy, misalnya? Kalau hal ini ditanyakan kepada pecinta wine Bordeaux, mereka pasti akan fasih menjawabnya. 

Bordeaux adalah sebuah wilayah barat daya Prancis, terletak di mulut Sungai Gironde. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil wine yang sangat penting di dunia, “Banyak wine terbaik berasal dari daerah ini,” ujar Evander Njolito, salah seorang anggota Sayang Bordeaux. Bahkan menurut Hugh Johnson dan Jancis Robinson dalam “The World Atlas of Wine” (2003), Bordeaux adalah “the largest fine wines district in the world.”

Sejarah wine di Bordeaux dimulai sejak zaman Romawi. Tentara Romawi membawa pokok anggur yag ditanam di daerah St Emilion, yang ternyata tumbuh dan dalam waku singkat menjadi salah satu daerah penghasil anggur yang penting di Prancis. Hal ini dimungkinkan karena wilayah dengan sungai besar itu terkenal sebagai daerah subur, dengan kontur tanah serta iklim yang memungkinkan anggur tumbuh subur. Industri wine di sana berkembang pesat dan Bordeaux dikenal sebagai produsen wine berkualitas tinggi.

Inggris menguasai wilayah ini pada abad 12 – 15, dan membawa budaya wine yang memungkinkan Bordeaux menjadi lebih sebagai penghasil wine dunia. Bordeaux kini menghasilkan tak kurang dari 900 juta botol wine per tahun.

Red wine sangat mendominasi wine Bordeaux, meski masih ada beberapa jenis white wine. Varietas anggur yang digunakan untuk pembuatan red wine di sini adalah Merlot dan Cabernet Sauvignon, serta jenis anggur yang lain, seperti Cabernet Franc, Petit Verdot, dan Malbec. Tapi yang menarik, ciri wine asal Bordeaux ini adalah campuran dari beberapa jenis anggur, atau blend

Previous articleBerpusing-pusing ke Negeri Jiran
Next article2010

Related Stories

spot_img

Discover

A Culinary Trail Journey at Buahan, a Banyan Tree...

Conserving Traditional Balinese Cuisine and Foraging in the Wild with Local Communities Buahan, a Banyan...

Kuta Social Club – Bali’s First Premier Rooftop Pool...

Toast the sunset, drink the view! Perched high above the palms on the famous Kuta...

Afternoon Tea yang Terinspirasi Para Pecinta Belanja dan Fashion 

Hadir di Peacock Lounge, Fairmont Jakarta  Fairmont Jakarta mengundang para pecinta Afternoon Tea yang juga...

Destinasi Urban Escape yang Lebih Memukau

Hotel bisnis bintang 5 terkemuka di Jakarta dengan produk gaya hidup membawa pengalaman Urban Escape yang lebih memukau dan...

Seafood Market dan Folkz Brunch di Gran Melia Jakarta

Gran Melia Jakarta mengajak para tamu untuk menikmati petualangan kuliner di Café Gran Via...

Leon Goldstein, Destinasi Kuliner dan Gaya Hidup Baru di...

Peta restoran dan kuliner di Jakarta Selatan menjadi semakin meriah dengan kehadiran Leon Goldstein,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here