Alunê

Meja bar dari kayu yang diukir dan dilukis tangan menampilkan pusaran warna biru laut dan jingga terbakar. Palet tersebut kemudian berlanjut melalui penggunaan marmer Rosso Alicante, kuarsit hijau, kayu jati abu-abu, serta kursi bar khusus dengan garis-garis melengkung menyerupai ombak.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Hasilnya adalah interior yang berani tanpa kehilangan kehangatan. Sangat fotogenik, tentu saja, tetapi tidak dibuat sekadar untuk memenuhi kebutuhan kamera ponsel.

Gastronomi Pesisir dengan Sentuhan Lebih Refined

Alunê juga mencoba melampaui stereotip menu beach club yang lazim. Program kulinernya memadukan cita rasa pesisir dengan teknik memasak yang lebih serius dan presentasi kontemporer.

Salah satu sajian unggulannya adalah Lobster Roll, perpaduan lobster premium dalam roti brioche dengan daun bawang dan ikura. Ada pula Catch of the Day Sashimi, menggunakan ikan lokal paling segar pada hari tersebut, kemudian disajikan bersama ponzu, minyak cabai, dan jeruk nipis.

Bagi mereka yang menginginkan sesuatu lebih ringan, tersedia lima Signature Frozen Bowls dengan warna alami dari buah lokal dan bahan superfood. Masing-masing dirancang membawa manfaat serta suasana berbeda.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Blue Tide, misalnya, mengombinasikan spirulina biru, santan, yoghurt kelapa, dan jeruk nipis untuk hidrasi. Golden Hour memadukan protein whey, mangga, nanas, jahe, serta kunyit. Pilihan lainnya mencakup Green Garden berbahan matcha dan avokad, Purple Power dengan açaí serta buah naga, hingga Ruby Bloom yang menyatukan kolagen, stroberi, bit, dan raspberry.

Seiring beralihnya sore menuju malam, Alunê menghadirkan Sunset Ritual—momen golden hour yang diramaikan racikan koktail dan pertunjukan musik langsung.

Menu minumannya dipimpin oleh Ivory Tide, koktail bertekstur creamy dengan vodka, almond milk cordial, orgeat, elderflower, dan krim. Dua racikan reserve lainnya adalah Solaris Spritz, dengan gin infus pomelo dan thyme, serta Soft Current, perpaduan vodka, leci, jeruk nipis, mint, hibiscus, dan foam bit.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Previous article

Related Stories

spot_img

Discover

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Threads of Asia

Ketika Api Ubud Bertemu Presisi Seoul di Meja Makan Kolaborasi Api Jiwa dan SU MA...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here