Truffle

Para pecinta makanan Italia pasti tidak asing dengan Rosso. Restoran (dan lounge) mewah itu terletak di Hotel Shangri-La Jakarta. Rosso, dalam bahasa Italia, berarti merah, “the colour of passion, heat, and everything exciting in life, and Rosso prides itself with presenting authentic northern Italian cuisine with a fiery Italian vibe.”

Tapi bukan hanya keotentikan kuliner Italia versi “utara” yang pastanya lebih banyak menggunakan butter, cream, polenta, mascarpone dan parmigiano cheese itu. Yang menarik perhatian saya adalah menu dengan menggunakan truffle.

Truffle adalah bahan sejenis jamur yang tumbuh 5 cm-40 cm di bawah tanah dan hanya ada di tempat-tempat tertentu. Truffle putih (Tuber magnatum) yang baunya lebih tajam dibandingkan dengan truffle hitam (Tuber melanosporum), adalah makanan yang sejak beratus tahun telah dikenal sebagai makanan lezat di Italia dan kemudian keterkenalannya menyebar ke berbagai tempat di dunia.

Selain tidak bisa dibudidayakan, truffle tumbuh liar dan bersimbiosis saling menguntungkan dengan pohon oak, juga masa panennya pendek. Truffle dipanen antara pertengahan Oktober sampai pertengahan Desember.

Di luar waktu itu tidak ada truffle putih. Asal tahu saja, karena langka harga truffle putih disebut sebagai emasnya masakan bisa mencapai 3.500 dollar AS atau sekitar Rp 31,5 juta per kilogram. Rosso hanya dapat menyediakan menu truffle (putih) pada November dan Desember saja.

Untuk indra pengecap, truffle terasa agak menggigit. Aromanya yang amat tajam terus menemani setiap suapan. Dan inilah yang luar biasa, meskipun belum terbukti secara ilmiah, ada yang memercayai truffle memiliki khasiat afrodisiak alias membangkitkan gairah seks. “Efeknya mungkin seperti viagra,” tukas Chef Rosso, Alessandro Santi, sambil tertawa. Wow!

Bagaimana mungkin makanan disamakan dengan viagra? Tapi yang jelas, cerita tentang makanan-makanan tertentu yang bisa membangkitkan gairah asmara bukan omong kosong belaka. Kepercayaan bahwa afrodiasiak ampuh membangkitkan libido juga bukan isapan jempol. Konon, otak kita merupakan organ seks terbesar yang kita milki. Makanan, wewangian, dan minuman merupakan ‘benda’ menyenangkan yang dikenali otak.

Ada beberapa, yaitu bumbu, seperti cabe, kare, dan makanan yang berbau merangsang memicu keluarnya keringat diyakini sebagai afrodisiak yang ampuh. Lalu ada tiram. Makanan laut yang satu ini sudah lama dipercaya mampu membantu aktivitas seksual untuk berbagai golongan usia. Masih banyak deretan makanan yang diyakini sebagai afrodisiak; kaviar, wasabi (horseradish), jahe, bawang putih, ketumbar, pare, kucai, seledri, ginseng, ginko biloba, vanila, cokelat, pisang, madu, dan lain-lain.

Boleh percaya, boleh tidak, tapi jawaban yang lebih masuk akal saya peroleh dari Sezai Zorlu, Head Chef Anatolia Restaurant Group. Makanan Turki, katanya, banyak memiliki syarat sebagai makanan sehat, bahkan lebih dari itu makanan afrodisiak.

Negeri dari selat Bosphorus itu menawarkan petualangan kuliner dengan cita rasa khas: dari menu sehat ala vegetarian sampai yang berbahan daging pilihan dengan kandungan protein tinggi. Selain kaya sayur-sayuran segar, masakan Turki juga boros dengan minyak zaitun yang menyehatkan dan konon mengandung antioksidan tinggi.

Related Stories

spot_img

Discover

A New Rhythm of Entertaining at METT Singapore

Di tengah kota yang nyaris tak pernah berhenti seperti Singapore, cara orang berkumpul sedang...

Dari Semarang ke Bangkok

Saat Koktail Indonesia Naik ke Panggung Rooftop Asia Ada momen ketika sebuah kota “berbicara” tanpa...

Aman’s Quiet Arrival in Dubai

Luxury That Whispers, Not Shouts Di tengah kota yang tak pernah benar-benar tidur seperti Dubai,...

When Mexico Meets the Mediterranean

A Six-Course Dialogue Above the Cliffs of Bali Di atas tebing kapur Ungasan yang dramatis,...

Belitung, Reconnected

Pulau Tenang yang Tiba-Tiba Jadi Dekat Lagi Ada destinasi yang terlalu indah untuk ramai. Belitung...

Ketika CV Tak Lagi Sekadar Formalitas

Di Era AI dan Perekrutan Digital, Resume Harus Bisa “Berbicara” Oleh:Eileen Rachman dan Emilia Jakob Ada...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here