Chivas Regal 12 Old

Ketika dua bersaudara, James dan John Chivas, pertama kali memulai membuat campuran minuman whiski, mereka sebenarnya sedang mencampur sebuah minuman yang memiliki ciri khas – kelembutan, gaya, kualitas yang tinggi. Minuman whiski berkelas, dari malta dari setiap wilayah di Skotlandia serta butir whiski dengan kualitas terbaik, dipilih dengan karakternya masing-masing. Semua kelebihan itu disempurnakan dengan terciptanya Chivas Regal tahun 1909.

Pada tahun 1950-an, saat Amerika mengalami kemajuan ekonomi yang sangat signifikan, Chivas Regal menjadi minuman favorit bagi para komunitas platinum. Saat ini Chivas Regal sudah terdistribusikan ke 150 negara. Pada tahun 2003, Chivas Regal berhasil mengalami peningkatan penjualan sebesar tujuh persen per tahun, atau setara dengan 30 juta botol setiap tahunnya.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Synovate pada tahun 2002 terhadap 1.200 konsumen di Brazil, Kanada, Amerika, Rusia, Cina, Jepang, Singapura, Perancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris menyatakan bahwa Chivas Regal merupakan minuman wiski asal Skotlandia yang paling bergengsi dan berdaya seni tinggi dengan kesimpulan Chivas Regal berada di urutan teratas di antara merek-merek yang menampilkan kemewahan dan citra rasa.

Synovate sendiri merupakan perusahan survey dan riset terbesar ke 10 di dunia, yang memfokuskan diri pada pasar konsumen internasional. (Abe)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here