Krisis Itu Seksi—Sampai Kena Lo Sendiri

Ada dua tipe orang di dunia ini: yang pernah kena krisis… dan yang belum sadar mereka lagi di tengah krisis. Di era sekarang, reputasi itu rapuh. Satu video, satu tweet, satu opini random—boom. Nama lo masuk timeline, bukan karena prestasi, tapi karena persepsi. Dan yang lebih brutal: persepsi itu terbentuk sebelum lo sempat buka mulut.

Di situlah The Crisis Playbook 2026 karya Burhan Abe main.

Buku ini bukan buat orang yang pengen teori manis. Ini buat yang mau survive. Yang ngerti bahwa di dunia algoritma, logika sering kalah sama emosi, dan klarifikasi datang telat kayak mantan yang baru sadar lo berharga.

Burhan nggak jual mimpi “kontrol narasi.” Dia malah bilang straight: lo nggak bisa ngontrol semuanya. Yang bisa lo kontrol cuma satu—cara lo hadir. Dan itu lebih penting dari yang lo kira.

Salah satu poin paling kena: jangan jadi yang paling cepat—jadi yang paling terkendali. Sounds simple. Tapi coba lo di posisi lagi diserang publik. Semua orang nunggu statement. Timeline panas. Pressure naik. Di situ lo bakal tahu: tetap tenang itu skill, bukan slogan.

Buku ini juga ngomong soal tone—cara lo ngomong. Karena di dunia yang penuh template PR, yang terasa manusia justru jadi pembeda. Lo bisa punya fakta paling benar, tapi kalau delivery lo dingin? Orang nggak akan peduli. Dan ya, ini bukan cuma buat brand gede. Ini buat siapa aja yang punya reputasi—termasuk lo.

Buku bisa diunduh dan dibaca di SINI ya.

Personal brand, bisnis, bahkan kehidupan sosial lo—semua sekarang main di arena yang sama: publik. Terbuka. Cepat. Dan nggak selalu adil.

Yang bikin buku ini beda? Nggak ribet. Nggak sok akademis. Langsung ke inti, kayak obrolan yang jujur di tengah malam—tanpa filter, tapi kena. Intinya satu: lo nggak harus menang di setiap krisis. Tapi lo harus tahu cara nggak hancur. Dan di dunia sekarang, itu udah lebih dari cukup. (Yon G. Batara)

Baca dan unduh di: https://lynk.id/burhanabe/px8p16y0p2py

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here