Destinasi Baru di Berawa, Bali

Pony, untuk Makan Malam yang Berlanjut Hingga Larut Malam

Bali selalu memiliki tempat-tempat baru yang menarik perhatian, tetapi hanya sedikit yang berhasil memadukan pengalaman bersantap, koktail, dan kehidupan malam dalam satu alur yang terasa begitu alami. Hadir di kawasan Berawa, Pony menawarkan konsep yang berbeda: sebuah ruang di mana makan malam tidak harus berakhir ketika hidangan terakhir tersaji, dan malam bisa berkembang mengikuti ritmenya sendiri.

Dibuka pada Juni ini, Pony hadir sebagai restoran, bar, dan lounge yang menyatu dalam satu pengalaman. Berlokasi di jantung kawasan Tibubeneng yang dinamis, tempat ini dirancang untuk mereka yang menikmati santapan tanpa terburu-buru, percakapan panjang, serta malam yang mengalir dari satu momen ke momen berikutnya.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Di tengah lanskap kuliner Bali yang terus berkembang, Pony mengusung filosofi sederhana: makanan yang baik dan kehidupan malam yang menyenangkan seharusnya dapat dinikmati di bawah satu atap. Hasilnya adalah sebuah destinasi yang terasa santai namun tetap sophisticated, di mana tamu dapat memulai malam dengan makan malam yang intim, melanjutkannya dengan koktail di bar, lalu menikmati suasana yang semakin hidup seiring waktu berjalan.

Api, Asap, dan Sentuhan Jepang Modern

Jantung pengalaman Pony terletak pada dapurnya yang berpusat pada teknik memasak menggunakan panggangan kayu bakar. Menu yang ditawarkan mengambil inspirasi dari tradisi kuliner Eropa, dipadukan dengan sentuhan Jepang modern yang halus.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Alih-alih mengandalkan teknik yang rumit, Pony membiarkan elemen-elemen dasar seperti api, arang, asap, dan kualitas bahan berbicara dengan sendirinya. Hidangan-hidangan yang disajikan dirancang untuk dinikmati bersama, menciptakan suasana komunal yang menjadi bagian penting dari pengalaman bersantap.

Pilihan menu bergerak dari aneka daging dan seafood yang dipanggang di atas bara api, hidangan mentah yang segar, hingga pasta buatan tangan yang menghadirkan kenyamanan dalam setiap suapan. Semuanya dirancang dengan pendekatan yang mengutamakan rasa yang berani namun tetap elegan, menghadirkan keseimbangan antara kemewahan dan kenyamanan.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here