Selingkuh Indah di Jejaring Sosial

Selain itu, 22 persen wanita akan meninggalkan seorang pria jika mendapatkan pasangannya mengirim pesan seksual pada wanita lain pada layanan micro-blogging Twitter. Sebaliknya hanya 17 persen pria mengatakan akan melakukan hal yang sama.   

Belum diketahui pasti mengapa pria lebih “pemaaf” dibandingkan wanita terhadap pengkhianatan yang sama via media online. Tapi yang jelas, jejaring sosial adalah media yang sangat ampuh sebagai sarana komunikasi, untuk berbagai keperluan – termasuk perselingkuhan.  

Bahkan yang menarik, kini ada jejaring sosial di Inggirs yang diciptakan untuk kepentingan perselingkuhan, namanya IllicitEncounters.co.uk. Situs jejaring sosial ini sengaja ingin memfasilitasi orang-orang yang sudah bosan dengan pasangan mereka untuk melakukan ‘petualangan’. Situs ini bahkan mendefinisikan dirinya sebagai “A discreet and confidential extra-marital dating service for women and men”.  

Situs yang didirikan tahun 2003 itu kini beranggotaan ratusan ribu di Inggris, dan kini melayani membludaknya permintaan untuk menjadi anggota baru. “Mungkin karena pengaruh cuaca dingin, khususnya di Cornwall, Devon, dan Dorset, orang ingin pelepasan untuk melakukan perkencanan,” ujar Sarah Hartley dari IllicitEncounters.com, kepada The Telegraph.  

Melalui website bernama Ashleymadison, orang bisa mencari teman kencan, bahkan meski ia sudah atau masih berstatus menikah. Jejaring sosial ini memang kontroversial, karena ia mendorong pasangan yang sudah menikah untuk berselingkuh. Website itu juga punya slogan menggoda, yakni ‘Hidup itu singkat, maka selingkuhlah’.   

Tercatat, sudah ribuan orang Australia mendaftar di situs ini. Konon, lebih dari 18.000 warga telah mendaftar, bahkan sebelum situsnya dipromosikan. Sekitar 30 persen di antara mereka adalah wanita.   Menilik jumlah yang cukup tinggi itu, Noel Biderman selaku pendiri situs tersebut menilai bahwa Australia adalah salah satu negara yang penduduknya paling tidak setia. “Mereka yang selingkuh sebenarnya masih mencintai pasangannya, hanya saja mereka takut mengatakan pada pasangan bahwa mereka memerlukan sesuatu yang lain di tempat tidur,” ujarnya, seperti yang dikutip News.com.  

Jelas, di satu sisi ada yang mengambil keuntungan dari kemajuan teknologi informasi. Namun di sisi lain ada pihak yang tidak senang dengan keberadaan Ashleymadison, atau situs-situs selingkuh lain, atau situs jejaring sosial yang memberi peluang untuk berselingkuh, misalnya kelompok keluarga. Tapi begitulah, dunia sudah berubah, teknologi informasi berkembang pesat, tinggal bagaimana Anda memanfaatkannya – seperti pisau bermata dua, bisa dipakai untuk hal-hal baik atau hal-hal buruk, semua ada di tangan Anda. (Burhan Abe)  

Majalah ME, Mei 2010

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Introducing Villa Timeo: A Sicilian Noble Residence Re-Enchanted by...

An intimate hillside hideaway overlooking Naxos Bay—steps from the legendary Grand Hotel Timeo. Taormina memang...

Banyan Group Buka Properti ke-100

Bawa “Jungle Escape” Paling Premium ke Singapura Mandai Rainforest Resort by Banyan Tree bukan cuma...

PRU & JAMPA: Standar Baru Kuliner Phuket

Montara Hospitality Group kembali mendominasi Michelin Guide Thailand 2026 dengan filosofi yang berpihak pada...

The PuLi Group Siap Meluncur 2026

Luxury Baru Asia yang Tenang, Tajam, dan Penuh Attitude Ada dua jenis hotel mewah di...

Gosip: Olahraga Favorit Kantor yang Diam-diam Bikin Otot Kepercayaan...

Di kantor, tiga kata paling mematikan bukanlah “kita rapat sekarang”, tapi: “Eh, sudah dengar…?” Biasanya...

CasaLena Perkenalkan Identitas Kuliner Baru: Menu Lunch & Dinner...

Menjelang akhir tahun, CasaLena, restoran Latin American Grill premium di Jakarta Selatan, mengajak para...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here