Dari Yacht Party ke Afternoon Tea

Acara #BrikPiknik selesai, dan kini saatnya me time di Bali, 20 September 2015.

Hanya memperpanjang waktu semalam sebetulnya tidak ada artinya, tapi dengan tanpa beban, tidak melakukan apa-apa pun di Bali, sudah hepi. Bahagia itu sederhana. Tapi mana bisa tidak melakukan apa-apa di Bali, apalagi network sudah terbentuk dengan baik. Begitu posting status di media sosial saja, langsung banyak yang menyapa, beberapa di antaranya melalui jalur pribadi (japri).  

On The Deck – Dragoon 130 Boat

Baiklah, inilah saatnya melakukan perjalanan wisata berikutnya. Yang paling gampang adalah wisata kuliner dari hotel ke hotel, dengan host para PR yang saya kenal. Entah itu dinner atau sekadar “ngopi ganteng”.  

Dewi Shinta dari Ayodya Resort Bali, Nusa Dua (ayodyaresortbali.com) mengundang saya makan malam di Octopus Restaurant, resto yang menyajikan hidangan Italia di hotelnya. Tapi sebelumnya ia memberitahukan bahwa menjelang sunset ada Yach Party di Tanjung Benoa. Penyelenggaranya adalah Dragoon 130 Boat (dragoon130.com/yacht/), yang biasanya melayani para wisatawan di seputar Lombok, tapi kali ini mencoba rute Bali. Wow!  

So, yacht party dulu, sebelum makan malam. Menghabiskan senja di Tanjung Benoa, dan berlanjut dengan makan malam a la Italian fine dining, merupakan pengalaman yang menakjubkan!  

Hari cepat berganti, dan masih ada satu kegiatan lagi yang bisa dilakukan menjelang bertolak ke Jakarta malamnya, yakni mencoba afternoon tea di King Cole Bar, The St. Regis Bali (stregisbali.com). Hotel berbintang lima yang berlokasi di Nusa Dua itu memang sedang gencar melakukan promo program tersebut. Ditemani sang marketing communication manager, Aya Suhastra, serta teman lama anak media, Oky Hartanto, sore itu merupakan penutup yang sempurna!  (Burhan Abe)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Aman’s Quiet Arrival in Dubai

Luxury That Whispers, Not Shouts Di tengah kota yang tak pernah benar-benar tidur seperti Dubai,...

When Mexico Meets the Mediterranean

A Six-Course Dialogue Above the Cliffs of Bali Di atas tebing kapur Ungasan yang dramatis,...

Belitung, Reconnected

Pulau Tenang yang Tiba-Tiba Jadi Dekat Lagi Ada destinasi yang terlalu indah untuk ramai. Belitung...

Ketika CV Tak Lagi Sekadar Formalitas

Di Era AI dan Perekrutan Digital, Resume Harus Bisa “Berbicara” Oleh:Eileen Rachman dan Emilia Jakob Ada...

The New Language of Seeing

How Xiaomi 17 Turns Everyday Frames Into Personal Cinema There was a time when a...

ArtMoments Jakarta 2026: The Art of Giving, Reimagined

Ada fase dalam hidup kota ketika semuanya terasa bergerak lebih cepat—lebih bising, lebih padat,...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here