Oase di Kawasan Sibuk Tanah Abang

Pada hari kerja, tamu Matsu didominasi para pekerja. Begitu masuk akhir pekan, suasananya berubah dengan pemandangan makan keluarga. Pada hari kerja, waktu ramainya ada kisaran waktu pukul 13.00 – 14.00 WIB dan makan malam antara 20.00 – 21.00 WIB.

Matsu Japanese Restaurant sudah ada sejak 1994. Kapasitasnya 100 tempat duduk dengan tiga tatami (ruangan makan bergaya lesehan ala Jepang). Interior ruangan didesain dengan gaya yang minimalis yang dipulas warna lembut di bagian dindingnya.

Masih ada satu lagi, tempat hang out di hotel ini, yakni The Lobby Lounge. Di tempat ini kami bisa merasakan suasana yang santai, ditemani dengan musik dan cocktail atau kopi. Kalau belum menemukan pilihan, cobalah Pink Lady Twist. Minuman segar yang terbuat dari bahan-bahan yang menarik, seperti es krim stroberi dan vanila, susu segar, dan buah stroberi segar. Hmmm… (Burhan Abe)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Strategi Baru Centara: Mengubah Hotel Jadi “Experience Platform” di...

Industri perhotelan global sedang bergeser. Ketika kamar mewah dan fasilitas premium menjadi standar, diferensiasi...

Kompas yang Tak Pernah Bergerak

Di banyak organisasi, “visi” sering lebih mirip dekorasi daripada navigasi. Ia terpajang rapi di...

POCO X8 Pro Series: Main Cepat, Tampil Tajam

Ada dua tipe orang di dunia smartphone hari ini: mereka yang sekadar pakai, dan...

Akhir Pekan Paling Nikmat di Alila Seminyak

Akhir Pekan Paling Nikmat di Alila Seminyak Kalau ada cara yang lebih baik untuk merayakan...

Clifftop Indulgence: Di Ujung Selatan Bali, Kuliner Naik Kelas...

Kalau Bali punya titik di mana makan bukan sekadar makan—tapi pengalaman penuh drama, pemandangan,...

HOPE Is Not a Vacation. It’s a Strategic Withdrawal.

Ada dua tipe liburan: yang bikin feed Instagram penuh, dan yang benar-benar bikin kepala...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here