Table for Seven

Berikutnya adalah Bordeaux, Chateau Teyssier, 2007. Bordeaux adalah sebuah wilayah barat daya Prancis, terletak di mulut Sungai Gironde, salah satu penghasil anggur terbaik di dunia. Ciri wine Bordeaux, yang kebanyakan merah, tidak hanya satu jenis varietas saja, tapi blend atau campuran dari beberpa jenis anggur. Rasanya sudah pasti sangat kompleks.

Tapi yang menarik wine tidak menjadi primadona malam itu. Karena masih ada Baileys Irish Cream, yang bisa diminum sesudah acara makan berakhir. Minuman yang rada kental ini adalah paduan antara Irish whiskey dan cream based liqueur, dibuat pertama kali oleh Gilbeys asal Irlandia, dan mereknya sekarang dipegang oleh Diageo.

Rasanya yang manis, serta kandungan alkohol yang tidak lebih dari 17% ini digemari kaum perempuan. Biasa dijadikan campuran koktail, atau bahkan kopi, tapi disajikan ‘on ice’ juga tidak masalah. Yum yum… (Burhan Abe)

Related Stories

spot_img

Discover

Dinner at 100: Akira Back Is Back in Jakarta

Ada banyak cara menikmati Jakarta. Namun, jika Anda sudah sampai di lantai 100, turun...

Melampau Birunya Laut, Menyusuri Pesona Manado

Di Likupang, laut, lanskap vulkanik, dan warisan Minahasa bertemu dalam sebuah pengalaman perjalanan baru Pagi...

Mooncake, Elevated

JW Marriott Hotel Jakarta Membawa Tradisi Mid-Autumn ke Level Berikutnya Tujuh koleksi mooncake, dari klasik...

Liburan ke Bali Makin Beruntung dengan Nakula Rewards

Pesan vila langsung, dapatkan lebih banyak keuntungan hingga 15 persen. Plus, ada sarapan, airport...

Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang...

The City Bites

Saat Semangat New York Menemukan Panggungnya di Jakarta Comfort food, cocktail playful, dan cita rasa...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here