Berobat sambil Berwisata di Penang

Sore sebelumnya, Eddy dan beberapa dokter dari Island Hospital mengajak saya, menikmati makan malam di sebuah restoran Thailand. Makanannya tidak berbeda jauh dengan makanan ala Thailand yang ada di Jakarta memang, hanya saja lebih pedas dan lebih spicy. Kami memesan sup tom yam, ayam goreng mentega, ikap kakap dengan saus khas Bangkok. Hmm…  

Di Penang sebetulnya banyak pilihan makanan, baik makanan Barat yang populer maupun makanan Timur yang eksotik. Ada ba kut teh Johor, ayam Ipoh, atau laksa Kedah. Penang cuisine memang terkenal dengan karakternya yang multikultural: makanan Nyonya, Chinese food, vegetarian, India, Melayu, Hakka-styled Western, atau seafood. Semuanya ada.

Photo by Krystal Ng on Unsplash

Tapi saya lebih memilih nasi kandar, makanan ala India Muslim yang dihidangkan seperti nasi Padang, serba berkuah dan bersantan. Dilengkapi dengan roti tandoori, nan, dan capati. Soal kolesterol? Lupakan sejenak kali ye….    

Majalah ME 2006

Related Stories

spot_img

Discover

Luigis Enters a New Era—Without Losing Its Soul

Di tengah derasnya transformasi Canggu menjadi salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di...

Sebuah Sanctuary di Tengah Jakarta

Wajah Baru JimBARan Lounge AYANA Midplaza Merayakan Ketenangan dan Warisan Kuliner Nusantara Di kota yang...

Tantangan Berikutnya bagi Dunia Usaha Indonesia

Membuktikan Nilai AI bagi Bisnis Adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus meningkat. Namun,...

Saat Trisara Mengajarkan Arti Kemewahan yang Sesungguhnya

Phuket yang Tak Banyak Orang Kenal Di tengah tren slow travel yang semakin digemari...

Seni Memberi yang Tak Pernah Kehilangan Makna

Fairmont Jakarta Mengangkat Tradisi Mooncake Menjadi Simbol Kemewahan yang Penuh Cerita Di tengah dunia yang...

Belajar Adil

Ketika Kepemimpinan Dimulai dari Keputusan yang Tak Akan Memuaskan Semua Orang Di dunia yang semakin...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here