The PuLi Group Siap Meluncur 2026

Wellness floor-nya juga tidak main-main: movement classes, menu sehat, social wellness, ritual tidur, Hair Up Bar untuk styling harian, nail bar bersama Bastien Gonzalez, dan program membership baru yang membuat wellbeing terasa lebih seperti gaya hidup daripada “tugas”.

Dan sebagai puncaknya: penthouse 377 meter persegi dengan teras luas dan panorama kota—tempat yang bisa berubah dari intimate dinner ke after-party dengan effortlessly chic.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Culinary, But Make It Sharp

Dua konsep baru akan hadir.
The PuLi Bar & Grill: refined siang hari, lebih hidup saat malam turun.
Omakase delapan kursi oleh Spin Design Studio: Jepang yang otentik, akurat, dan tidak butuh gimmick.

The Long Bar akan tampil dengan identitas baru—lebih sensory, lebih thoughtful, tetap punya swagger khas Shanghai. Ketiga destinasi ini akan menjadi template untuk properti PuLi berikutnya.

More Than Just a Hotel

The PuLi Shanghai akan memperkenalkan program budaya, kolaborasi artisan, dan pengalaman yang membuat tamu merasa terhubung dengan spirit lokal—bukan sekadar jadi penonton.

Clavell merumuskannya dengan lugas: “Kami ingin mendefinisikan ulang conscious luxury—bukan lewat spektakel, tapi lewat keaslian dan ketenangan.” Dalam bahasa Esquire: luxury yang tidak numpuk logo, tapi numpuk substansi.

Ambisi dengan Ritme yang Tepat

Ekspansi grup akan dimulai dari Seoul, Hong Kong, Tokyo, Singapura, dan Bangkok. Lalu meluas ke resort, branded residences, retail, dan e-commerce. Menjelang 2035, targetnya adalah 20 hotel beroperasi—dengan sembilan lagi dalam pipeline—80% di Asia, 20% di luar.

Tarif mulai USD 360 per malam. Reservasi melalui thepuli.com

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Related Stories

spot_img

Discover

The Rooster in Flame

Tamba by Junsei Memulai Babak Baru Lewat “The Rooster in Flame” Di Bali, restoran baru...

Yacht Luxury Meets Formula 1

Explora Journeys Bikin SailGP Makin Stylish Di dunia olahraga ekstrem, biasanya yang jadi sorotan adalah...

Markette dan Seni Menikmati Malam Tanpa Tergesa

Jakarta punya kebiasaan buruk: membuat semua orang terburu-buru. Kota ini bergerak cepat, berbicara cepat, bahkan...

Phubbing

SAAT PONSEL MENJADI ORANG KETIGA DALAM HIDUP KITA Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Dulu, orang...

Maha Beer Garden

Seni Menikmati Canggu Tanpa Tergesa Canggu selalu punya cara unik untuk membuat orang lupa waktu....

SubSavers

Subway Punya Cara Baru Menikmati “Budget Lunch” Tanpa Terasa Murahan Di tengah harga makan siang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here