Menjelajah Warisan Hidup Nusantara Bersama Aman

Ketika perjalanan bukan sekadar liburan, tapi cara memahami jiwa sebuah tempat.

Indonesia selalu punya cara halus untuk membuat orang jatuh cinta: lewat kabut yang turun di atas candi kuno, aroma rempah yang keluar dari dapur kayu, atau suara gamelan yang terdengar jauh dari balik hutan. Negara kepulauan ini bukan hanya kaya budaya—ia hidup di dalamnya.

Tahun ini, jaringan resor mewah Aman Resorts memperdalam pengalaman tersebut lewat rangkaian program budaya, kuliner, dan wellness di lima destinasi mereka di Indonesia. Dari dataran spiritual Jawa Tengah hingga pulau terpencil di Sumbawa, pengalaman yang ditawarkan bukan sekadar menikmati lanskap—melainkan menyelami tradisi yang masih berdenyut sampai hari ini.

Archipelago: The Luxury of Space: Perjalanan Mewah Menjelajah Indonesia

Amanjiwo: Jawa, Dalam Bentuknya yang Paling Tenang

Di kaki bukit Menoreh, berdiri Amanjiwo, sebuah resor yang seolah dibuat untuk menghormati tetangganya yang legendaris: Borobudur Temple.

Pagi hari di sini punya ritme sendiri. Kabut tipis naik dari sawah, matahari pelan-pelan menyentuh stupa batu, dan untuk beberapa saat, dunia terasa berhenti.

Jakarta Unfiltered: Panduan Jitu Menaklukkan Jakarta

Namun tahun ini Amanjiwo menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar panorama: pengalaman budaya yang jarang bisa diakses publik. Salah satunya adalah Jemparingan, seni memanah Jawa yang dulu hanya diajarkan di lingkungan keraton. Di arena baru bernama Sasanatama, para tamu belajar memanah dengan posisi duduk bersila—sebuah latihan yang tidak hanya menguji ketepatan, tetapi juga kesabaran dan ketenangan batin.

Jika memanah terasa terlalu kontemplatif, ada cara lain untuk mengenal Jawa: lewat makanan.

Di venue baru bernama Sasanaboga, perjalanan kuliner dimulai dari pasar tradisional dan usaha rumahan di desa sekitar. Bahan-bahan yang dipilih kemudian dibawa ke kebun organik resor, sebelum akhirnya diolah di dapur kayu bergaya joglo. Hasilnya adalah makan siang panjang yang terasa seperti pulang ke rumah seseorang—jika rumah itu memiliki kebun rempah sendiri dan koki kelas dunia.

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

AlunĂŞ

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here