Paspor Baru Kaum Privileged

Cara Baru Menikmati Dunia Tanpa Benar-Benar “Menyewa”

Ada satu fase dalam hidup ketika hotel bintang lima mulai terasa… terlalu standar. Suite tetap suite, infinity pool tetap infinity pool. Lalu muncul pertanyaan yang lebih subtil: bisa nggak sih liburan terasa seperti pulang ke rumah—tapi di Tuscany, Santorini, atau Sumba?

Di sinilah ThirdHome masuk. Bukan sekadar platform, melainkan klub privat global yang bermain di wilayah abu-abu antara kepemilikan dan pengalaman. Dan kini, mereka resmi mengincar Indonesia.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Ketika Rumah Kedua Jadi Mata Uang Global

Konsepnya nyaris terdengar terlalu sederhana untuk pasar yang super-eksklusif: Anda punya rumah kedua—villa di Bali, chalet di Niseko, atau townhouse di London—dan Anda “menukarnya” dengan properti lain di jaringan global.

Dari Redaksi ke Algoritma: Pertempuran Bisnis Media di Era Digital

Tapi ini bukan barter ala backpacker. Ini levelnya curated, tertutup, dan sangat terjaga. Anggota ThirdHome menawarkan waktu menginap di properti mereka, lalu mendapatkan “Keys”—semacam kredit perjalanan—yang bisa ditukar dengan ribuan properti lain di dunia.

Hasilnya? Liburan di rumah senilai jutaan dolar, tanpa drama harga peak season.

Indonesia: Bukan Sekadar Pasar, Tapi Panggung Utama

Langkah ekspansi ke Indonesia bukan kebetulan. Bali sudah lama menjadi magnet global—“Pulau Dewata” yang terlalu cantik untuk diabaikan. Tapi cerita sebenarnya justru ada di luar Bali: Lombok yang semakin refined, Sumba yang masih liar tapi eksklusif, hingga pulau-pulau privat yang mulai masuk radar ultra-wealthy travelers.

Menariknya, tanpa kampanye besar-besaran pun, ThirdHome sudah mengumpulkan hampir 100 properti di Indonesia. Organik. Tanpa ribut. Tanpa billboard. “Indonesia adalah pilihan yang jelas,” kata Wade Shealey. “Kombinasi antara daya tarik global Bali dan kepadatan rumah kedua mewah di sini menciptakan momentum yang sulit ditandingi.”

Terjemahan bebasnya: pasar ini sudah siap—tinggal diaktifkan.

Playbook: Strategi Bisnis Konglomerat yang Tak Diajarkan di Sekolah Formal

Related Stories

spot_img

Discover

Satu Malam di Tuscany, Tanpa Meninggalkan Sanur

Chef Luca Masini membawa cita rasa pesisir Italia ke tepi Pantai Sanur melalui sebuah...

Destinasi Baru di Berawa, Bali

Pony, untuk Makan Malam yang Berlanjut Hingga Larut Malam Bali selalu memiliki tempat-tempat baru yang...

Di Rote, Kemewahan Tidak Diukur dari Kemegahan

Di dunia perjalanan modern, kemewahan sering kali identik dengan segala sesuatu yang besar, megah,...

Menyelami Kehidupan Pulau Autentik di Bintan

Lebih dari Sekadar Staycation Banyak orang datang ke Bintan untuk mencari ketenangan. Pantai yang sepi,...

Tui Blue Berawa

Where Wellness, Sport and Social Energy Meet Di tengah geliat Berawa yang semakin dikenal sebagai...

Wine Terbaik Italia Hadir di Bali

Bali kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di Asia....

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here