Bahan-bahan lokal Bali menjadi bintang utama, mulai dari hasil laut segar, rempah-rempah tradisional, sambal, jamu, hingga kopi dan teh lokal. Semuanya kemudian dipadukan dengan teknik memasak Jepang yang presisi.
Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine
Beberapa menu yang mencuri perhatian antara lain Babi Guling Dry Ramen, perpaduan comfort food Jepang dengan ikon kuliner Bali. Ada pula Katsu Bali Curry, Hamachi Miso Matah, hingga dessert unik Matcha-Miso Dadar Gulung, yang memberi sentuhan baru pada jajanan tradisional Indonesia.
Di sisi bar, eksplorasi rasa berlanjut melalui deretan koktail yang mengangkat kekayaan bahan lokal. Spice of Island, misalnya, memadukan jamu dengan Arak Bali, sementara Bali Highball dan berbagai tea cocktail menghadirkan interpretasi modern terhadap cita rasa Nusantara.
Menariknya, proses kreatif di balik menu dilakukan secara kolaboratif. Bersama Head Chef Andy, Head Mixologist Agus, dan seluruh tim kuliner, para staf lokal Bali turut berkontribusi dalam merancang rasa dan karakter hidangan sehingga menu yang dihasilkan terasa lebih autentik dan terus berkembang.
Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto





Menikmati Sunset dari Rooftop
Selain makanan, Mykaza juga menawarkan pengalaman bersantai yang menjadi ciri khas gaya hidup Canggu. Restoran ini terhubung dengan rooftop pool The Arc House, menghadirkan panorama matahari terbenam yang menjadi salah satu momen favorit para tamu.
Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

