Di Meja William Wongso, Indonesia Disajikan dalam Sepiring Cerita

Menariknya, pengalaman tersebut juga meninggalkan jejak di luar meja makan.

Sebagian hasil penjualan acara akan disalurkan untuk mendukung pembangunan fasilitas air bersih di Nusa Tenggara Timur melalui Marriott Business Council Indonesia Charity Classic Golf Tournament 2026. Dengan demikian, setiap reservasi bukan hanya menghadirkan pengalaman kuliner eksklusif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pada akhirnya, The Archipelago Table bukan sekadar agenda kuliner musiman. Ia adalah pengingat bahwa Indonesia mungkin terlalu luas untuk dijelajahi dalam satu perjalanan. Namun lewat makanan, ribuan pulau itu dapat dipertemukan di satu meja. Dan di meja itulah, setiap suapan menyimpan cerita yang jauh lebih panjang daripada yang terlihat di atas piring.

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here