Ritme khas Luigis pun tetap hidup melalui berbagai program mingguan yang telah menjadi favorit para pelanggan. Senin menghadirkan Metto bersama PNNY, Rabu dirayakan lewat Pasta & Vino dengan pasta segar dan pilihan anggur, sementara Jumat menjadi panggung bagi deretan DJ yang mengubah makan malam menjadi malam penuh energi.



Pada akhirnya, pembaruan yang dilakukan Luigis bukan tentang mengikuti tren terbaru. Justru sebaliknya, restoran ini memilih mempertahankan sesuatu yang semakin langka di tengah dunia kuliner modern: kepribadian yang autentik.
Karena beberapa tempat tidak perlu menemukan identitas baru. Mereka hanya perlu terus menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Playbook: Strategi Bisnis Konglomerat yang Tak Diajarkan di Sekolah Formal

