Pilihan ini menggambarkan perubahan lanskap pariwisata Bandung Raya. Pusat gravitasi perjalanan tidak lagi hanya berada di Dago, Braga, Lembang, atau kawasan pusat kota. Infrastruktur baru membuka kemungkinan tumbuhnya destinasi lain—dan Bandung Barat sedang menikmati momentumnya.
Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine
Hilton melihat Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan terpenting di Asia Tenggara. Perusahaan tersebut kini mengoperasikan 18 hotel di Indonesia dan memiliki 13 properti lain dalam tahap pembangunan.
“Indonesia terus menjadi salah satu pasar pertumbuhan terpenting bagi Hilton di Asia Tenggara, didorong tingginya permintaan perjalanan dan investasi infrastruktur yang berkelanjutan,” ujar Alexandra Murray, Area Vice President and Regional Head South East Asia Hilton.
Menurut Alexandra, konektivitas Bandung dengan Jakarta memperbesar peluang pertumbuhan pasar perjalanan bisnis dan rekreasi. Hilton Padalarang Bandung menjadi bagian dari strategi perusahaan membawa merek-mereknya ke destinasi yang semakin mudah dijangkau.
Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto
Terjemahan sederhananya: ketika perjalanan semakin singkat, alasan untuk tidak pergi pun semakin sedikit.

Elegan tanpa Terlihat Berusaha Terlalu Keras
Hilton Padalarang Bandung mengambil inspirasi desain dari lanskap Bandung Barat. Warna-warna tanah, pola organik, dan sentuhan akhir yang tenang mendominasi interiornya. Hasilnya kontemporer, hangat, dan cukup elegan tanpa terlihat sedang memamerkan kemewahan.
Jendela dari lantai hingga langit-langit dipasang di kamar dan sejumlah ruang publik. Selain memasukkan cahaya alami, bukaan tersebut membingkai pemandangan pegunungan dan pepohonan di sekitar hotel.
Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

