Dunia Gemerlap Jakarta

Party with Royal Salute “The Ultimate Tribute” @ Sun City Luxury Club on Friday, April 04, 2008, start 9pm till late. Cheers!

Pesan pendek dari Edhi Sumadi, Country Manager Pernod Ricard, pemegang merek sekitar 30-an spirit dan wine, mampir ke ponsel saya. Ini adalah salah satu dari tiga SMS ajakan party minggu ini.

Begitu banyak undangan party di Jakarta, dengan konsep-konsep acara yang baru, bahkan crowd baru pula. Tempat-tempatnya pun selalu baru. Rasanya kalau kita meleng sedikit pasti ketinggalan.

Kapan Anda terakhir kali datang ke sebuah tempat hangout? Jangankan tahun lalu, bulan lalu pun, mungkin sekarang sudah basi. Tiap bulan selalu saja ada pembukaan bar-bar baru, klub-klub baru, atau kafe-kafe baru – minimal venue lama yang di-redesign, kalau perlu dengan nama baru. Kalau mereka tidak melakukan perubahan, pasti akan ditinggalkan para “jamaah” pesta selalu.

Anda tahu Sun City Luxury Club, seperti yang tertera di SMS di atas? Mungkin bukan nama yang asing bagi para partygoers Jakarta. Tapi kalau Anda tidak tahu tempat tersebut, tidak perlu berkecil hati, Anda bukan satu-satunya orang yang “kurang gaul”.

Begitu banyak klub di Jakarta, ada yang datang ada yang pergi, saya coba list beberapa: Score!, Blowfish, D’Light, 9Clouds, Bvlgary, 101 Lounge, Amor Club, X Lounge, Dragonfly, Vertigo, Mumm Champagne Lounge, Kama Sutra, Mojito, ADS Bar, Red & Whte, X2, Equinox, Black Cat, V2, Red Square, Embrio, Mistere, Between… Percayalah, hanya clubber sejati saja yang hapal tempat-tempat tersebut di luar kepala.

Yang terang (bukan gelap), dunia gemerlap (dugem) malam Jakarta memang kagak ade matinye. Kalau Anda suntuk dan butuh selingan, pasti tersedia hiburan yang sesuai dengan kebutuhan batin, mau pilih yang rave atau pun yang romantic, semua ada. Kondisi kantong juga bisa disesuaikan, ibaratnya mulai dari cuma cepek hingga ber-jut-jut, tinggal tunjuk.

Kalau Anda suka berdansa, khususnya Latin, The W9 Club di kawasan selatan, untuk menyebut salah satu contoh, patut dicoba. Inilah bar yang memadukan konsep dance club, bar, dan restoran. Kalau Anda suka ajepajep dengan irama musik dengan ketukan cepat, klub-klub di Kota menjadi pilihan yang tepat! Lupakan dress code, karena hiburan ala “Jakarta Barat” tidak memedulikan penampilan pengunjungnya, tidak perlu jaim seperti di kawasan selatan, yang penting berkocek tebal!

Oh ya, kalau membagi dunia berdasarkan ideologi, kita dulu mengenal Timur-Barat, kalau berdasarkan tingkat kemakmuran kita mafhum Utara-Selatan. Tapi kalau dunia malam Jakarta, kita membaginya menjadi Barat dan Selatan.

Barat mewakili klub-klub ala Kota – meski berlokasi di utara tapi kalau gaya hiburannya seperti di Kota, dia digolongkan sebagai “Barat”. Cirinya, klub-klub tersebut tidak terlalu stylist, hiburannya cenderung to the point, mengarah ke urusan syahwat, dan pendapatan setiap malam yang luar biasa – khususnya untuk venue yang populer dan banyak pengunjungnya.

Related Stories

spot_img

Discover

AI Melaju, Pertahanan Bisnis Tertinggal

Perusahaan di Indonesia berlomba memanfaatkan kecerdasan buatan. Namun, fondasi keamanan, tata kelola, dan ketahanan...

Pasihan

Menyelami Jiwa Subak Melalui Pasihan, Film Dokumenter Baru dari SAKA Museum di AYANA Bali Di...

Luigis Enters a New Era—Without Losing Its Soul

Di tengah derasnya transformasi Canggu menjadi salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di...

Sebuah Sanctuary di Tengah Jakarta

Wajah Baru JimBARan Lounge AYANA Midplaza Merayakan Ketenangan dan Warisan Kuliner Nusantara Di kota yang...

Tantangan Berikutnya bagi Dunia Usaha Indonesia

Membuktikan Nilai AI bagi Bisnis Adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus meningkat. Namun,...

Saat Trisara Mengajarkan Arti Kemewahan yang Sesungguhnya

Phuket yang Tak Banyak Orang Kenal Di tengah tren slow travel yang semakin digemari...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here