Persaingan di Kantor

Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob

Sejak kecil kita sudah dilatih untuk bersaing. Juara kelas. Peran utama di panggung sekolah. Bahkan di rumah pun, sibling rivalry sering jadi latihan awal. Kenapa? Karena sejak awal hidup, kita diajari satu pelajaran sederhana: sumber daya itu terbatas, dan tidak semua orang bisa menang bersamaan.

Masuk ke dunia kerja, aturannya sama—hanya taruhannya lebih mahal.

Cuan dari ChatGPT: Mesin Duit Baru Jaman Now

Di organisasi, persaingan bukan anomali. Ia desain bawaan. Dari management trainee yang berebut penempatan cepat, sampai struktur jabatan berbentuk piramida yang makin ke atas makin sempit. Para peneliti menyebutnya scarcity by design: kursinya memang tidak cukup untuk semua orang.

Di sistem seperti ini, kita belajar membaca peluang, menghitung risiko, dan—tanpa sadar—membaca rekan kerja seperti membaca lawan main.

Ketika Kompetisi Jadi Bahan Bakar

Persaingan tidak selalu buruk. Dalam dosis yang tepat, ia justru memicu performa. Kita bergerak lebih cepat, belajar lebih agresif, dan menaikkan standar diri. Inilah bentuk benign envy—iri yang sehat. Kita tidak ingin orang lain jatuh; kita hanya ingin naik level.

Wajib Baca: Membangun Mesin Uang di Era AI

Masalahnya muncul ketika persaingan berubah menjadi medan perang psikologis. Ruangan terasa sempit. Energi habis untuk bertahan, bukan berkarya. Di titik ini, malicious envy muncul: iri yang berharap orang lain tersandung.

Keduanya manusiawi. Tapi hanya satu yang membangun.

Pelajaran dari Tambak Ikan

Dalam dunia budi daya ikan, ada praktik bernama biomanipulation. Petambak bandeng atau nila memasukkan sedikit ikan predator seperti gabus atau lele. Predator memangsa ikan lemah; ikan sehat bergerak lebih aktif untuk bertahan. Hasilnya? Panen lebih sehat.

Bacaan Kekinian: AI Jadi Asisten, Kamu Jadi Bos

Related Stories

spot_img

Discover

Hawker Legends di NIHI Sumba

Ketika Warisan Rasa Tak Perlu Berteriak Ada jenis kemewahan yang tak merasa perlu menjelaskan dirinya...

AlUla dan The Red Sea Punya Tawaran Panas 2026

Ramadan, Tapi Versi Paling Stylish Lupakan bayangan Ramadan yang serba sunyi dan repetitif. Di Saudi,...

Java Jazz Festival Buka Babak Baru di Usia 21

Penyelenggara Java Festival Production mengumumkan penyelenggaraan myBCA International Java Jazz Festival 2026, yang menandai...

Genki Sushi Hadirkan Wajah Baru di Summarecon Mall Bekasi

Mengawali 2026 dengan energi segar, Genki Sushi resmi membuka gerai terbarunya di Summarecon Mall...

Ramadhan ala Sudestada

Di bulan ketika waktu terasa lebih pelan dan meja makan kembali jadi pusat cerita,...

Vagabond Hadir di Jakarta

Jakarta tidak kekurangan bar. Yang langka adalah bar dengan point of view. Vagabond datang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here