Belmond di ART SG: Tentang Seni, Perjalanan, dan Keberanian untuk Melambat

Salah satu sorotan utamanya adalah Peru: An Odyssey Across a Time-Honoured Land, buku yang diluncurkan akhir 2025 untuk menandai 25 tahun Belmond di Peru. Isinya bukan nostalgia murahan, tapi penghormatan yang tenang.

Cuan dari ChatGPT: Mesin Duit Baru Jaman Now

Bukan Sekadar Hadir, Tapi Hadir dengan Sikap

“Cerita budaya harus berangkat dari pengalaman nyata,” kata Jonathan Openshaw, Editor-in-Chief Belmond. Dan itu terasa di ruang ini. Tidak ada dorongan untuk mengesankan. Tidak ada urgensi untuk viral.

Belmond juga menghadirkan demo sapuan kuas langsung oleh Wu Jian’an—sederhana, intim—pada 22 dan 23 Januari. Tanpa panggung besar. Tanpa drama.

Di dunia yang makin bising dan cepat, keberanian terbesar hari ini mungkin justru adalah melambat. Dan di ART SG 2026, Belmond melakukannya dengan tenang—dan percaya diri. Kadang, kemewahan sejati bukan soal ke mana kita pergi. Tapi seberapa dalam kita benar-benar hadir. (Abe)

Wajib Baca: Membangun Mesin Uang di Era AI

Related Stories

spot_img

Discover

Maha Beer Garden

Seni Menikmati Canggu Tanpa Tergesa Canggu selalu punya cara unik untuk membuat orang lupa waktu....

SubSavers

Subway Punya Cara Baru Menikmati “Budget Lunch” Tanpa Terasa Murahan Di tengah harga makan siang...

Burger Season Has Officially Arrived at Jakarta

Di kota yang makin serius soal dining culture, burger hari ini bukan lagi sekadar...

Vermouth, Sunset, Repeat

Saat Aperitivo Menemukan Rumah Baru di Bali Di Uluwatu, waktu terasa punya ritme sendiri. Matahari...

Paspor Baru Kaum Privileged

Cara Baru Menikmati Dunia Tanpa Benar-Benar “Menyewa” Ada satu fase dalam hidup ketika hotel bintang...

Selling Houses in the Age of Algorithms

Ketika AI bukan lagi sekadar alat, tapi cara baru bermain. Ada masa ketika menjual properti...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here