Yan’s House di Jantung Kuta Bali, Mempersembahkan 11 Tema Kamar Unik

Ada Gueridon Service di Kamar Grand Victorian
Facade
ADA banyak hotel di Bali, tapi yang satu ini, Yan’s House, mempunyai keunikan tersendiri. Letaknya di Jalan Kartika, Kuta, Tuban, hotel yang satu ini memang tidak terlalu menonjol. Tapi begitu masuk ke dalamnya, layaknya sebuah oase yang tersembunyi di tengah-tengah hiruk-pikuk area pantai itu.  
Interior Depan

Yan’s House Hotel Bali, setelah mengalami beberapa kali renovasi, kali ini hadir dengan wajah baru. Mempunyai 78 kamar bertema unik yang menawarkan keindahan lanskap eksterior berancang Victorian pop di jantung kawasan Kuta serta suasana kekeluargaan nan hangat dan ramah.

Berawal dari sebuah bungalow penginapan mungil dengan 4 kamar sederhana pada tahun 1970-an, Yan’s House Hotel yang hanya berjarak 3 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini tampil dalam keanggunan baru, siap dengan keunikan konsep kamar dalam 11 tema yang begitu kaya dengan karakter dan keistimewaannya masing-masing.

Breakfast Room

Terbagi dalam tipe Deluxe, Premier, Quadruple, Family Room dan Grand Victorian, 11 konsep itu adalah; Chill Out, The Sweet Breeze, Homey Wonderland, The Victorian, Homeland, Bachelor’s Pad, Vintage Groove, Ecletic Living, Laid Back, Serenity dan The Love Nest. Layaknya pulau Bali yang tidak pernah berhenti untuk memanjakan dan memberikan keseruan-keseruan baru, Yan’s House Hotel memungkinkan para tamunya untuk memilih kamar yang sesuai dengan karakter mereka; ada kamar dengan suasana ruangan yang modern sekaligus maskulin, santai, vintage, romantic, atau Victorian yang anggun lengkap dengan gueridon service (Layanan menyajikan hidangan di kamar) atau bahkan kamar buat traveler rombongan dengan 4 bunk bed untuk 4 pelancong sekaligus dalam 1 bilik besar yang keren!

Bachelor Pad
Chill Out

I Kadek Agus Sudira, SST, Par., CEO dan penggagas Yan’s House Hotel Bali menyampaikan, “Yan’s House Hotel adalah impian dan kerja keras kami untuk mempersembahkan sebuah hotel dengan sentuhan kehangatan keluarga dan layanan khas keramahan Bali yang sudah begitu dikenal di dunia. Seperti masyarakat Bali yang begitu kreatif dan ramah, Yan’s House Hotel menawarkan keunikan dan keistimewaa baru dalam bisnis perhotelan.”

The Victorian

Lebih jauh Kadek Agus Sudira menjelaskan bahwa bagi kami, kunci utama dalam melayani tamu adalah melayani mereka seperti saat kita membagi kasih sayang kepada keluarga sendiri. Rasa ikhlas untuk memberikan yang terbaik adalah dasar bagi kami untuk menghadirkan pelayanan berkualitas kepada setiap tamu yang menginap. Dengan mengalami kehangatan dan keramahan di hotel ini, kami yakin seluruh tamu akan mendapatkan pengalaman liburan paling menyenangkan dan tak terlupakan di pulau Dewata.

Kadek Agus Sudira

Yan’s House Hotel melengkapi fasilitas-fasilitas standar untuk memastikan menghadirkan pengalaman menginap yang terbaik untuk para tetamunya, seperti layanan antar-jemput ke bandara, kolam renang, meeting room, tour service, mobile internet modem, baby sitter dan breakfast room. Yang tidak kalah istimewa di Yan’s House Hotel adalah Code Grafiti Restaurant.

Senada dengan spirit hotel untuk senantiasa memberikan keunikan dan kehangatan, para chef di Code Grafiti siap mensajikan kreasi hidangan khas dan istimewa untuk para pelanggan dengan kenikmatan dan kehangatan suasana yang tidak akan ditemukan di tempat lain

Web: yanshousehotelbali.com

Related Stories

spot_img

Discover

Songkran Without the Chaos, Easter Without the Rules

Di Phuket, April biasanya identik dengan dua hal: percikan air di setiap sudut kota...

Paskah yang Tidak Biasa: Malam Eksperimental Chef Blake Thornley

Ubud selalu punya cara sendiri untuk merayakan sesuatu—lebih sunyi, lebih dalam, dan seringkali, lebih...

Beyond Brunch: Paskah yang Lebih Intim di Jimbaran

Di Bali, perayaan tak pernah sekadar perayaan. Ia selalu punya lapisan rasa—budaya, estetika, dan...

METT Singapore

Tempat di Mana Gaya Hidup Sehat Jadi Lebih Seksi dari Sekadar Liburan Ada masanya liburan...

Mesin Cuan Facebook

Playbook untuk Mereka yang Tak Puas Hanya Jadi Penonton Ada dua tipe orang di Facebook...

Gue Baca Buku Ini… dan Jadi Agak Ngerasa “Tertampar”

Review: Bikin E-Course Berbasis AI Awalnya gue kira ini bakal jadi buku “jualan mimpi” lagi....

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here