Chicken to Die For

Pencuci mulut dan minuman menutup seluruh rangkaian menu tersebut. Pencuci mulut bisa berupa es kram yang crunchy atau buah potong segar, sedangkan minumnya banyak pilihan, tapi yang paling favorit adalah ice ocha atau es teh hijau khas Negeri Sakura.

Photo by Nadine Primeau on Unsplash

Sungguh pengalaman kuliner yang menyenangkan. Tidak salah kalau Kamikaze Karaage memasang tulisannya di salah dindingnya: You’ve never had chicken till you try our chicken! (Burhan Abe)

Related Stories

spot_img

Discover

Luigis Enters a New Era—Without Losing Its Soul

Di tengah derasnya transformasi Canggu menjadi salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di...

Sebuah Sanctuary di Tengah Jakarta

Wajah Baru JimBARan Lounge AYANA Midplaza Merayakan Ketenangan dan Warisan Kuliner Nusantara Di kota yang...

Tantangan Berikutnya bagi Dunia Usaha Indonesia

Membuktikan Nilai AI bagi Bisnis Adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia terus meningkat. Namun,...

Saat Trisara Mengajarkan Arti Kemewahan yang Sesungguhnya

Phuket yang Tak Banyak Orang Kenal Di tengah tren slow travel yang semakin digemari...

Seni Memberi yang Tak Pernah Kehilangan Makna

Fairmont Jakarta Mengangkat Tradisi Mooncake Menjadi Simbol Kemewahan yang Penuh Cerita Di tengah dunia yang...

Belajar Adil

Ketika Kepemimpinan Dimulai dari Keputusan yang Tak Akan Memuaskan Semua Orang Di dunia yang semakin...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here