The Story of Vodka

Pengetahuan penyulingan minuman beralkohol berasal dari Italia dan Perancis, kemudian menyebar ke seluruh daratan Eropa sepanjang masa abad ke-13 sampai ke-14. Catatan tertua mengenai penggunaan kata “vodka” di selatan Eropa ditemukan pada sebuah manuskrip Polandia berterakan tahun 1405. Didalamnya dibeberkan produksi minuman ini yang berlangsung di pelosok daerah perkebunan selama abad ke-14. Dari catatan sejarah ini, maka banyak yang meyakini bahwa minuman vodka berasal dari Polandia.

Sebagai minuman beralkohol, vodka sebelumnya dikenal dengan istilah “gorzalka” dan kemungkinan dibuat dengan bahan gandum hitam. Asal muasal mengapa orang menikmati minuman ini tidak begitu jelas. Kata “vodka” secara harfiah bermakna “sedikit air”, merupakan turunan dari kata “woda” pada bahasa Polandia yang berarti “air”. Orang Polandia kemudian menambahkan imbuhan “ka” di akhir kata sebagai pemanis. Jadi istilah “sedikit” bermaknakan keakraban atau suasana hangat.

Istilah “vodka” sendiri pada awalnya dimaksudkan untuk berbagai minuman kesehatan yang ada pada waktu itu seperti tonik, obat dan ramuan kesehatan. Minuman kesehatan ini biasanya memang mengandung sedikit alkohol dan dikonsumsi dalam jumlah kecil atau sekedar diusapkan pada bagian tubuh tertentu sebagai balsem. Secara berangsur istilah “vodka” mulai menggantikan kata “gorzalka” yang berarti minuman nikmat. Di abad ke-18 kedua istilah ini digunakan secara bersamaan.

Di tahun 1564 pengenaan pajak pertama kegiatan penyulingan diberlakukan yang menandai awal produksi massal industri ini. Masa abad ke-17, berbagai perkebunan, rumah besar dan biara memiliki mesin penyulingan sendiri untuk dapat menghasilkan vodka.

Saat ini vodka dihasilkan dari berbagai bahan yang memiliki kandungan tepung atau karbohidrat tinggi. Kentang dan bit seringkali jadi bahan utama minuman ini, namun biji gandum tetap dianggap sebagai bahan yang menghasilkan minuman bercita rasa terbaik. Sekarang vodka Polandia yang semakin harum namanya dikirim ke berbagai negara di Eropa seperti Belanda, Denmark, Inggris, Jerman, Austria, Hongaria, Moldavia, daerah Laut Hitam dan bahkan Rusia.

Abad ke-18 menandai perkembangan pesat industri penyulingan. Rumah-rumah penyulingan yang mengkhususkan diri untuk mengembangkan minuman-minuman baru serta teknik penambahan rasa sesuai resep daerahnya semakin berkibar namanya. Saat ini, sejumlah industri penyulingan di Polandia masih setia melestarikan tradisi produksi minuman ini. Industri penyulingan minuman di kota Poznan, tempat Wyborowa dihasilkan adalah salah satu yang dimaksud. (Abe)

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Akhir Pekan Paling Nikmat di Alila Seminyak

Akhir Pekan Paling Nikmat di Alila Seminyak Kalau ada cara yang lebih baik untuk merayakan...

Clifftop Indulgence: Di Ujung Selatan Bali, Kuliner Naik Kelas...

Kalau Bali punya titik di mana makan bukan sekadar makan—tapi pengalaman penuh drama, pemandangan,...

HOPE Is Not a Vacation. It’s a Strategic Withdrawal.

Ada dua tipe liburan: yang bikin feed Instagram penuh, dan yang benar-benar bikin kepala...

Paskah Tanpa Drama di Regent Bali Canggu

Easter, But Make It Coastal Cool Lupakan Paskah yang terlalu sakral sampai terasa kaku, atau...

Paskah, Tapi Dibikin Lebih “Hidup” di Ubud

Ada dua cara merayakan Paskah: yang pertama, duduk manis, makan telur cokelat, selesai. Yang...

Whispers of the Sea

Paskah yang Lebih Intim di Belitung Ada dua tipe orang saat libur panjang: mereka yang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here