Introducing Villa Timeo: A Sicilian Noble Residence Re-Enchanted by Laura Gonzalez

An intimate hillside hideaway overlooking Naxos Bay—steps from the legendary Grand Hotel Timeo.

Taormina memang selalu punya cara untuk memanjakan mata—tapi Villa Timeo melakukan lebih dari itu. Reopening pada Mei 2026 setelah redesign besar-besaran oleh Laura Gonzalez, properti 21 kamar ini tampil seperti bangsawan Sicilia yang baru saja pulang dari perawatan spa kelas dunia. Hangat, elegan, dan tetap punya sikap.

Berada hanya sepelemparan batu dari Grand Hotel Timeo, A Belmond Hotel, Villa Timeo menawarkan panorama yang seperti dibuat untuk film epik: Mediterania, pusat kota Taormina, sampai teater Yunani kuno yang jadi ikon. Para tamu bisa memesan kamar atau melakukan buyout penuh—entah untuk pelarian pribadi atau pesta keluarga yang tidak ingin terdengar publik. Intim, refined, namun tanpa pretensi.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Dengan infinity pool, indoor bar yang terasa seperti private club, hingga lounge di pool terrace, Villa Timeo menghadirkan privasi level tinggi, namun tetap membuka akses ke semua fasilitas Grand Hotel Timeo—dari Michelin-starred Otto Geleng hingga Dior Spa terbaru yang cukup membuat siapa pun lupa pulang.

Sicilian Heritage Meets Contemporary Design

Laura Gonzalez, sang desainer Paris yang punya tangan dingin dalam mencampur craftwork dan desain klasik, membawa sensasi baru ke villa ini. Ia meramu warisan Sicilia—maiolica, batu putih, dan rona hangat Mediterania—dengan sentuhan modern yang lembut. Hasilnya? Sebuah rumah bangsawan masa lalu yang upgrade tanpa kehilangan jiwanya.

Setiap kamar menggabungkan elemen tradisional seperti lantai batu khas Italia Selatan dan furnitur antik dengan mid-century favorites. Pierre Frey, Vaughan, Cox London hadir berdampingan dengan nama-nama artisan Sicilia seperti Le Malagioie dan Domenico Mori. Tekstur natural, kurva organik, dan hubungan mulus antara interior–eksterior membuat villa ini terasa seperti “dolce vita” versi soft luxury.

Bar Clementina, dengan lattice Maroko dan kubah plaster yang dipoles halus, adalah tempat yang meminta Anda duduk lama sambil menyeruput aperitivo.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Related Stories

spot_img

Discover

Dinner at 100: Akira Back Is Back in Jakarta

Ada banyak cara menikmati Jakarta. Namun, jika Anda sudah sampai di lantai 100, turun...

Melampau Birunya Laut, Menyusuri Pesona Manado

Di Likupang, laut, lanskap vulkanik, dan warisan Minahasa bertemu dalam sebuah pengalaman perjalanan baru Pagi...

Mooncake, Elevated

JW Marriott Hotel Jakarta Membawa Tradisi Mid-Autumn ke Level Berikutnya Tujuh koleksi mooncake, dari klasik...

Liburan ke Bali Makin Beruntung dengan Nakula Rewards

Pesan vila langsung, dapatkan lebih banyak keuntungan hingga 15 persen. Plus, ada sarapan, airport...

Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang...

The City Bites

Saat Semangat New York Menemukan Panggungnya di Jakarta Comfort food, cocktail playful, dan cita rasa...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here