Introducing Villa Timeo: A Sicilian Noble Residence Re-Enchanted by Laura Gonzalez

A Dialogue Between Heritage and Modernity

“Aku ingin merayakan keindahan Sicilia lewat storytelling,” kata Laura Gonzalez. Dari headboard hingga sofa bed, banyak elemen dibuat khusus untuk villa ini. Semua membentuk suasana yang mengajak tamu memperlambat ritme hidup dan kembali menikmati detail kecil.

Clementina Suite—dinamai dari putri keluarga pendiri—adalah bintang dari seluruh koleksi, lengkap dengan teras luas dan view bukit yang menenangkan. Alessandro Florio, seniman Taormina, bahkan bekerja sama dengan Rubelli untuk membuat tapestry eksklusif di setiap kamar. Touches modernnya hadir lewat plaster kasar dan bentuk simpel yang tetap berkarakter.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Sicilian Living, Elevated

“Treasured Villa Timeo adalah seni menikmati hidup ala Sicilia,” ungkap Massimiliano Puglisi, General Manager Grand Hotel Timeo. Mulai dari in-room aperitivo hingga pillowcase bordir personal—detail kecil menjadi momen tak terduga yang membuat pengalaman menginap semakin personal.

Wajib Baca: Membangun Mesin Uang di Era AI

Pengalaman curated lainnya meliputi kelas seni oleh Alessandro Florio, mindfulness mixology di Bar Clementina, serta sunrise yoga yang terasa seperti mode reset hidup. Untuk yang ingin bermain di luar, tersedia tur teater Yunani, perjalanan dengan ape calessino, atau sailing ke Isola Bella.

Wellness with a Sicilian Art de Vivre

Grand Hotel Timeo juga akan membuka Dior Spa permanen yang baru—sebuah sanctuary yang merangkul tamu dengan ketenangan haute couture. Dari terapi Bio-Energising, facial high-touch, hingga half-day Wellness Villeggiaturas, semuanya didesain untuk merangkum esensi wellness ala Dior yang dipadukan dengan kehangatan Sicilia.

A Legacy Over 150 Years in the Making

Grand Hotel Timeo telah berdiri sejak 1873—selalu glamor, selalu jadi magnet para seniman dan bintang dunia. DH Lawrence pernah menulis “Lady Chatterley’s Lover” di sini, sementara Elizabeth Taylor dan Cary Grant menjadikan hotel ini tempat pelarian berkelas.

Villa Timeo sendiri dulunya adalah rumah bangsawan Famà, sebelum akhirnya bergabung dengan keluarga La Floresta lewat pernikahan—sebuah merger aristokrat yang tidak kalah dramatis dari novel klasik. Desain originalnya tetap terasa: cotto, marmer Perlato Siciliano, marquetry rumit, dan sentuhan craftsmanship Sicilia yang mengakar kuat.

Bacaan Kekinian: AI Jadi Asisten, Kamu Jadi Bos

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here