Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang sebuah malam dalam tujuh babak—lengkap dengan ritual Bali, wine pilihan, dan waktu yang sengaja dibuat berjalan lebih lambat. Ada restoran yang mengajak Anda datang untuk makan. Ada pula yang membuat Anda lupa bahwa tujuan awalnya memang untuk makan. Riserva termasuk yang kedua.

Berlokasi di Kenderan, Ubud, restoran fine dining steakhouse ini memperkenalkan An Evening in Seven Chapters, sebuah pengalaman kuliner yang dirancang seperti perjalanan malam: perlahan, intim, dan penuh detail. Hanya 16 tamu diterima setiap malam, dalam satu kali seating. Jadi, ini bukan tempat untuk makan terburu-buru sebelum mengejar agenda berikutnya.

Malam bahkan dimulai sebelum Anda duduk di meja.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Ketika cahaya terakhir mulai jatuh di atas hutan dan hamparan sawah Ubud, pengalaman dibuka dengan Gong Ritual, dilanjutkan Foot Wash Ritual, Seven Tirta, dan Final Purification. Serangkaian ritual tersebut menjadi semacam tombol reset—meninggalkan hiruk-pikuk di luar dan masuk ke dunia Riserva.

Dari Redaksi ke Algoritma: Pertempuran Bisnis Media di Era Digital

Setelah itu, tamu mengikuti pengalaman Wariga yang dipersonalisasi, sebelum menikmati Lungsuran, canapés penyambutan khas Bali, dan welcome drink. Sebagai penanda bahwa malam resmi dimulai, sebuah Champagne Sabrage menjadi transisi menuju pengalaman bersantap.

Tidak ada kesan dikejar waktu. Justru sebaliknya.

When Steak Becomes the Main Character

Di balik menu Riserva terdapat Chef Putu Armen, yang memilih pendekatan sederhana namun tidak sederhana untuk dieksekusi: gunakan bahan terbaik, masak dengan presisi, lalu biarkan kualitasnya berbicara. Pilihan steak menjadi salah satu alasan utama untuk datang.

Playbook: Strategi Bisnis Konglomerat yang Tak Diajarkan di Sekolah Formal

Related Stories

spot_img

Discover

AlunĂŞ

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here