Selling Houses in the Age of Algorithms

The Quiet Shift

Di bagian akhirnya, buku ini tidak memberikan kesimpulan bombastis. Tidak ada janji bahwa semua akan mudah. Tidak ada klaim bahwa AI akan menyelesaikan segalanya.

Yang ada hanyalah satu pengingat sederhana bahwa industri ini sedang berubah, dan perubahan itu tidak akan menunggu siapa pun.

AI Marketing untuk Properti bukan buku yang mencoba mengesankan. Ia mencoba berguna. Dan dalam dunia yang semakin penuh distraksi—di mana semua orang berbicara, tapi sedikit yang benar-benar didengar—itu mungkin adalah hal paling relevan yang bisa dilakukan sebuah buku. (Eka Marina Kusmiran)

Baca bukunya di sini: akses lengkap

Related Stories

spot_img

Discover

The Rooster in Flame

Tamba by Junsei Memulai Babak Baru Lewat “The Rooster in Flame” Di Bali, restoran baru...

Yacht Luxury Meets Formula 1

Explora Journeys Bikin SailGP Makin Stylish Di dunia olahraga ekstrem, biasanya yang jadi sorotan adalah...

Markette dan Seni Menikmati Malam Tanpa Tergesa

Jakarta punya kebiasaan buruk: membuat semua orang terburu-buru. Kota ini bergerak cepat, berbicara cepat, bahkan...

Phubbing

SAAT PONSEL MENJADI ORANG KETIGA DALAM HIDUP KITA Oleh Eileen Rachman dan Emilia Jakob Dulu, orang...

Maha Beer Garden

Seni Menikmati Canggu Tanpa Tergesa Canggu selalu punya cara unik untuk membuat orang lupa waktu....

SubSavers

Subway Punya Cara Baru Menikmati “Budget Lunch” Tanpa Terasa Murahan Di tengah harga makan siang...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here