Home Blog Page 35

Colin Dodgson: Melihat yang Tak Terlihat

0

Di balik lensa analognya, Colin Dodgson menangkap dunia bukan sebagaimana adanya, tapi sebagaimana seharusnya dilihat—penuh keanehan, kejujuran, dan sesekali, absurditas yang membebaskan.

Lahir di California, Dodgson tumbuh di tengah cahaya matahari yang berlimpah dan lanskap yang terlalu sempurna untuk jadi nyata. Tapi sejak awal, ia tahu: dunia bukan soal kesempurnaan. Dunia adalah tentang celah—tentang bayangan yang kebetulan jatuh di sudut ruangan, atau ekspresi tak sengaja yang muncul dalam sepersekian detik.

Bacaan Menarik: Membangun Mesin Uang di Era AI 

Itu sebabnya ia memilih jalan yang jarang dilalui: kamera film, pencahayaan alami, proses cetak manual. Dalam era megapiksel dan filter digital, Dodgson justru kembali ke hal-hal yang lambat dan tak pasti. Ia mencari “kesalahan”—dan menjadikannya puisi visual.

Karyanya muncul di halaman-halaman majalah mode papan atas: Vogue, WSJ Magazine, i-D, The New York Times Style Magazine, AnOther. Tapi di balik kemilau itu, ada sesuatu yang lebih liar, lebih bebas. Ia memotret dengan rasa ingin tahu seperti anak kecil, tapi dengan presisi seorang pelukis Renaisans. Setiap fotonya seperti mimpi yang pernah kita alami, tapi tak pernah bisa kita jelaskan.

Dalam pameran tunggal Safety, Service and Security (2018), Dodgson menyodorkan potret sunyi dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya—penuh kegelisahan, tapi juga penuh jeda untuk bernapas. Di Ciento por Ciento (2022), ia menjelajah Patagonia untuk mendokumentasikan upaya konservasi alam, tanpa dramatisasi, tanpa klaim kepahlawanan. Hanya pengamatan jujur terhadap dunia yang perlahan berubah.

Colin Dodgson tidak berusaha menyenangkan siapa pun. Ia hanya berusaha jujur pada cara pandangnya. Dan dalam kejujuran itulah, kita menemukan sesuatu yang langka hari ini: ketulusan dalam melihat. (*)

Ekonomi Indonesia 2025: Krisis Double Trouble yang Bikin Was-Was

0
Oleh Burhan Abe

Pertumbuhan ekonomi kita di awal 2025 ini mirip orang sakit yang susah bangun tidur – baru merangkak di angka 4,8-4,9%, terendah sejak pandemi. Padahal biasanya Ramadan dan Lebaran jadi penyelamat, sekarang malah bikin khawatir. Rupanya, kita sedang dihantam badai dari dua arah sekaligus.

Demikian laporan Brief Report, Quarterly Economic Review 2025 “Pukulan Ganda untuk Ekonomi RI”, yang dikeluarkan CORE Indonesia.

Dari luar negeri, Donald Trump kembali jadi Presiden AS dan langsung bikin ulah. Tarif impor seenaknya naik-turun kayak rollercoaster, bikin pasar global gemetar. Ekspor kita ke China – yang biasanya jadi andalan – langsung terjun 3%. Harga batu bara dan nikel ikut-ikutan anjlok, padahal ini sumber devisa penting kita.

Di dalam negeri, ceritanya lebih miris lagi. Mall-mall sepi saat Ramadan, padahal biasanya rame. Toko-toko ritel kelimpungan karena penjualan makanan dan minuman cuma naik 1,3%, jauh dari tahun sebelumnya. Yang lebih ngeri, transaksi kartu debit malah minus! Bahkan tradisi mudik Lebaran pun ikut merosot – jumlah pemudik turun 24%, tanda jelas dompet masyarakat makin tipis.

Pemerintah sendiri sedang sibuk mengencangkan ikat pinggang. Belanja modal dipangkas sampai 96%, bikin proyek infrastruktur terbengkalai. Tapi anehnya, subsidi listrik malah membengkak Rp 2 triliun. Defisit APBN pun melebar ke Rp 104 triliun – angka yang bikin dahi berkerut.

Kalau begini terus, pertumbuhan di bawah 4,6% bukan mimpi lagi. PHK yang sudah mulai terjadi di berbagai sektor bisa makin menjadi-jadi. Bahkan kata “resesi” yang menakutkan itu mulai terdengar bisik-bisiknya.

Tapi bukan berarti kita tak bisa berbuat apa-apa. Pertama, selamatkan daya beli masyarakat dengan bantuan tepat sasaran. Kedua, berikan stimulus untuk industri yang tertekan. Ketiga, alokasikan anggaran dengan lebih cerdas – jangan asal potong, tapi fokus pada yang benar-benar mendorong pertumbuhan.

2025 baru mulai, tapi tantangannya sudah nyata. Pilihannya sekarang: bertindak cepat atau menunggu badai ekonomi yang lebih besar datang menghantam. Kita semua harus waspada dan bersiap!

Sumber data: Analisis CORE Indonesia. Buat yang pengin laporan lengkap, bisa cek di [website resmi CORE]. Atau hubungi +62 811-820-2120.

PS: Ngeri banget kan? Yuk kita pantau terus perkembangan ekonomi biar nggak kecolongan! 

Update Properti Jakarta Kuartal 1 2025: Stabil Tapi Tetap Seru

0

Kuartal pertama 2025 menunjukkan kalau pasar properti Jakarta lagi berada di fase yang cukup stabil. Nggak ada lonjakan besar, tapi juga nggak lesu-lesu amat. Banyak sektor menunjukkan geliat yang menarik, dari perkantoran sampai apartemen sewa. Cocok buat kamu yang lagi nyari tempat tinggal, mau investasi, atau cuma kepo tren properti terbaru.

Perkantoran: Stabil di Tengah Tren Pindahan

Stok: Selama kuartal ini, nggak ada gedung kantor baru yang selesai dibangun di area CBD Jakarta. Jadi total luas ruang kantor masih tetap di angka 7,4 juta meter persegi. Prediksi sampai akhir 2025 pun belum ada penambahan berarti. Bisa dibilang, pasokan lagi stagnan dulu.

Permintaan: Aktivitas sewa masih ada, walau nggak se-wow dulu. Banyak perusahaan yang mulai pindah kantor (relokasi), cari tempat yang lebih strategis atau hemat. Ada dua transaksi gede yang totalnya sampai 8.500 meter persegi—lumayan. Net absorption (penyerapan bersih) naik 31.400 meter persegi, dan 88% di antaranya adalah kantor kelas A. Alhasil, tingkat hunian naik tipis 0,4% jadi 75,6% di akhir Maret.

Harga: Harga sewa dalam Rupiah naik tipis: base rent naik 0,8%, service charge naik 0,9%. Rata-rata gross rent jadi IDR 266.500/m²/bulan. Tapi kalau dihitung pakai Dolar AS, justru turun 2,3% gara-gara nilai Rupiah yang melemah 2,6% dibanding kuartal sebelumnya.

Ritel: Renovasi dan Merek Mewah Makin Meriah

Stok: Nggak ada mall baru yang buka, tapi ada dua pusat perbelanjaan yang selesai direnovasi: Lippo Mall Nusantara (dulu Plaza Semanggi) dan Epicentrum Walk. Total stok tetap di 4,8 juta meter persegi. Tahun ini diperkirakan bakal ada tambahan 109.400 meter persegi dari proyek-proyek baru.

Permintaan: Tingkat hunian mall turun dikit 0,8% jadi 77,1%. Ini wajar karena ada tambahan space dari hasil renovasi. Tapi, banyak merek baru yang masuk, mulai dari lokal kayak Christy Ng sampai internasional seperti Dickies, Hermès, Loewe, dan Jimmy Choo. Artinya, pasar ritel masih cukup seksi.

Harga: Harga sewa dasar naik 2,3% dibanding tahun lalu, jadi IDR 827.000/m²/bulan. Service charge juga naik tipis 1,1% jadi IDR 198.000/m²/bulan.

Kondominium: Suburban Masih Jadi Primadona

Stok: Ada dua proyek apartemen yang rampung, nambah 1.326 unit ke pasar. Jadi total pasokan di wilayah Jabodetabek kini 395.612 unit. Kenaikan 0,34% secara kuartalan dan 2,6% secara tahunan. Yang baru-baru ini kebanyakan ada di area sekunder, alias di luar pusat kota.

Permintaan: Penyerapan bersih naik 21% dibanding tahun lalu. Segmen menengah jadi favorit, dengan Tangerang dan Jakarta Selatan jadi hotspot penjualan. Tingkat penjualan apartemen ready stock naik jadi 94,3%, sedangkan proyek yang masih dijual di tahap pengembangan turun jadi 59,4%. Artinya, orang lebih suka unit yang udah jadi. Tingkat hunian juga naik 9,5% jadi 64,5%.

Harga: Harga rata-rata naik 3,3% jadi IDR 50,1 juta/m². Area sekunder memimpin dengan kenaikan 4,9%, disusul area primer (3%) dan CBD (2,8%).

LW Design Group Bawa Oase Bergaya Bali ke Jantung Dubai

0

One & Only One Za’abeel Hadirkan F&B Podium Spektakuler yang Menyatukan Ketangguhan Urban dengan Kemewahan Tropis

Dubai. Kota ambisi dan adrenalin. Tapi bahkan di tengah kilau pencakar langit dan deru supercar, manusia tetap butuh tempat untuk melambat—dan di sinilah LW Design Group mengambil peran.

Bekerja sama dengan Kerzner International, mereka meluncurkan F&B podium berkelas dunia di One & Only One Za’abeel, proyek resort urban pertama dari grup One & Only yang mulai beroperasi di 2024. Hasilnya? Sebuah pengalaman multisensorial yang mengguncang standar desain resor urban.

Kolaborasi yang dimulai sejak 2018 ini menjadikan LW Design sebagai aktor utama dalam menghidupkan zona F&B di lantai empat dan lantai 27 resor ini. Hasilnya adalah lanskap visual dan arsitektur yang tak hanya eye-catching, tapi juga penuh karakter: mewah, liar, artistik, dan—yang terpenting—ikonik.

GARDEN POOL: OASE TIGA TINGKAT DI ATAS KEHIDUPAN PERKOTAAN

Tak banyak yang bisa mengubah lantai podium jadi karya seni hidup. Tapi LW Design melakukannya dengan presisi. Terinspirasi dari sawah bertingkat di Bali, The Garden Pool hadir sebagai oase vertikal yang menyatu dengan pemandangan skyline Dubai. Tiga tingkat kolam renang, batu kapur kasar, dinding hijau tropis, dan lorong kayu membawa kamu ke pengalaman visual yang tidak cuma eksotis, tapi juga meditatif.

Pintu ukiran Bali jadi gerbang ke alam baru—tempat di mana tropikalisme bertemu kemewahan. Ini bukan sekadar kolam renang. Ini adalah sanctuary bergaya resort dengan presisi desain yang membuat siapa pun ingin kembali lagi, dan lagi.

Alila Dong’ao Island Zhuhai

0

Pelarian Gaya Jetset ke Pulau Rahasia Tiongkok

Bayangkan ini: lo lepas landas dari Zhuhai naik feri cepat, dan kurang dari satu jam kemudian, lo mendarat di sebuah pulau yang belum banyak dijamah—ombak tenang, tebing hijau, dan sebuah resor mewah berdiri gagah di pinggir laut. Selamat datang di Alila Dong’ao Island Zhuhai—resor pulau pertama dari Alila di Greater China.

Tempat ini bukan sekadar hotel. Ini markas buat lo yang butuh pelarian dari rutinitas, tapi tetap mau hidup dengan gaya.

📍 Di Mana Lokasinya?

Peta Lokasi Alila Dong’ao IslandPulau Dong’ao adalah bagian dari Kepulauan Wanshan, cuma selemparan bot dari Zhuhai. Tempat ini ibarat Bali-nya Tiongkok Selatan—tapi lebih sepi, lebih eksklusif.

🏛️ Desain yang Nggak Mainstream

Ju Bin—desainer top di China—bikin bangunan yang menyatu dengan alam: kanopi bergelombang meniru laut, batu alam di area drop-off, dan jalur jalan yang mengikuti kontur tanah.
Masuk lobi? Langit dan laut langsung menyapa lo tanpa filter. Rasanya kayak teleportasi dari stres ke zen total.

🛏️ Suite Bukan Kaleng-Kaleng

104 suite. Semuanya luas, dimulai dari 86 m².
Jendela tinggi dari lantai ke langit-langit, balkon pribadi, bahkan ada yang punya taman dan kolam renang sendiri. Dua suite rooftop-nya? Satu klasik, satu kontemporer—keduanya punya view laut 270 derajat. Lo tinggal pilih mau gaya “tuan tanah” atau “raja pesta.”

🍽️ Makanannya Gimana?

  • SEASALT – Seafood segar, view outdoor, dan sarapan sehat.
  • HOITONG – Masakan Kanton otentik dari dapur terbuka, semua bahan dari kebun sendiri dan petani lokal.
  • CHUN Bar – Tempat yang tepat buat afternoon tea, atau duduk santai sambil nge-cocktail saat matahari turun, ditemani suara singing bowl yang bikin kepala plong.

💆 Relaks Maksimal

Spa Alila punya semua alat tempur buat lo recharge:

  • 4 ruang perawatan
  • Sauna & hammam
  • Ruang garam Himalaya
  • Kolam vitality dengan view laut

Jangan skip “Moonlight Stone Soothing Treatment”—pijat pakai batu moonstone buat ngebenerin aliran energi dan bikin badan rileks level dewa.

Amanzoe Bangkit Lagi, Liburan 2025 Bakal Makin Gila

0

Bayangin lo berdiri di atas bukit sunyi Peloponnese, Laut Aegea membentang sejauh mata memandang, angin musim semi ngebelai rambut lo… Selamat datang di Amanzoe, resor yang bikin definisi liburan lo naik kelas — serius naik kelas. Untuk musim 2025, Amanzoe enggak main-main: pengalaman baru, sensasi baru, dan kenangan yang mungkin bakal lo ceritain seumur hidup.

Bebas Stress, Nikmat Maksimal

Kalau hidup lo lately penuh drama, spa di Amanzoe siap buang semua beban itu jauh-jauh. Paket baru, Ultimate Couple’s Escape, ngasih lo dan pasangan akses privat ke kolam hangat, steam room, snack sehat, dan sentuhan pijatan personal 60 menit. Ini bukan sekadar relaksasi, ini therapy buat hati, badan, dan (mungkin) chemistry lo berdua.

Pengen lebih hardcore? Mantan ratu tenis Maria Sharapova ngajak lo ikutan program Building Mental Resilience — kombinasi workout ala Spartan, sesi hitting bareng pelatih tenis pro, dan meditasi chanting atau trataka yang nembus ke jiwa. Ending-nya? Stretching brutal, cold plunge yang bikin badan lo berteriak, lalu ditutup dengan Thai massage yang bikin lo kayak baru lahir lagi.

Main Keras di Darat dan Laut

Cuaca spring? Sempurna buat ngetes adrenalin. Amanzoe punya trek hiking dan cycling baru yang ngebelah hutan dan garis pantai di Ermioni. Gampang? Ada. Berat? Ada. Lo tinggal pilih seberapa liar lo mau.

Kalau lo lebih anak laut, armada yacht Amanzoe udah dipoles habis. Princess V50, Princess 45 Flybridge, Pershing 62 — semua siap bawa lo island hopping ke surga tersembunyi. Mau snorkeling di teluk rahasia? Mau minum champagne sambil cruising? Mau dinner dadakan di pulau kosong? Lo bisa.

Pulau Spetses yang bebas mobil dan penuh kereta kuda? Hydra yang isinya restoran kece dan vibe artsy? Lo tentuin sendiri game-nya. Bahkan buat momen spesial, Amanzoe siap bikinin lo picnic pribadi di spot yang cuma lo doang yang tahu.

Family? Boleh, Asal Gaya

Kalau lo bawa keluarga, Amanzoe tetap keren. Vila-vilanya — karya maestro Ed Tuttle — makin banyak pilihan. Mau satu kamar, mau sembilan, semua dikemas dengan kolam renang pribadi, taman super lega, dan staf pribadi yang ngurus semua. Tahun ini, ada tambahan vila tiga kamar buat yang datang rombongan.

Buat bocil-bocil? Ada Family Experience Guide baru. Mereka bisa nanem tanaman, ngebentuk tanah liat, joget ala Greek, kunjungan ke farm, sampai yoga santai buat anak-anak. Jadi, anak happy, bapak ibu bisa ngilang bentar buat adult time.

Keindahan Tak Tersentuh: Sebuah Pelarian Mewah di Garrya Mu Cang Chai

0

Di utara Vietnam, tersembunyi di antara deretan pegunungan berselimut kabut dan sawah bertingkat yang menari mengikuti kontur bumi, lahirlah sebuah mahakarya ketenangan: Garrya Mu Cang Chai. Resor anyar ini, persembahan perdana merek Garrya di Vietnam, menawarkan pelarian istimewa bagi para pencari keheningan, kemewahan, dan keaslian dalam satu paket sempurna.

Berjarak enam jam perjalanan darat dari Hanoi — sebuah perjalanan yang membentang melewati lembah berkelok, hutan bambu, dan desa-desa H’Mong yang memesona — resor ini membentang di atas lahan 6,5 hektar, seolah merangkul keindahan alam sekitarnya dalam sebuah tarian abadi.

Harmoni Estetika dan Alam

Masing-masing dari 110 kamar, suite, dan vila dirancang dengan sentuhan elegan: garis-garis bersih dipadukan aksen bambu tradisional, motif brokat H’Mong, dan palet warna yang menggemakan lanskap hijau dan emas di luar jendela. Vila-vila kolam pribadi menghadirkan oasis tersembunyi, di mana hanya gemerisik dedaunan dan alunan angin yang menemani.

Wellbeing Suites dan Wellbeing Pool Suites menawarkan lebih dari sekadar akomodasi: mereka adalah ruang perenungan, dilengkapi akses eksklusif ke Hydro Wellbeing Area yang inovatif — kolam air panas dan dingin, sauna inframerah, hingga jalur hujan kabut yang mendekap tubuh dalam kesegaran alami.

Menjelajahi Rasa dan Suasana

Kuliner di Garrya Mu Cang Chai adalah perjalanan tersendiri. Refresh Restaurant menyajikan aneka hidangan sehat dan menggugah selera, mulai dari pho hangat hingga salad segar bergaya internasional, di bawah langit-langit menjulang dengan pemandangan gunung yang seolah tak berujung.

Untuk pengalaman yang lebih teatrikal, Charcoal Grill mempersembahkan dapur terbuka di mana aroma kayu bakar dan suara gemeretak api menghidupkan malam. Di Underground Sport Bar, suasana bergeser ke nuansa kasual penuh gaya, ditemani gin craft dan musik akustik pilihan.

Tak jauh dari kolam renang, BZen Pool Bar menyajikan jus segar dan kombucha artisan, menjadi pelengkap sore yang sempurna di bawah sinar matahari pegunungan.

La Piscina, Tempat Nge-Chill Paling Panas di Amalfi Coast

0

Bro, kalau kamu lagi mikir liburan sambil nunggu gajian turun, catat nama ini baik-baik: La Piscina, A Caruso Pool Club. Ini bukan sekadar kolam renang. Ini adalah kolam sultan yang nongkrongnya di atas tebing Ravello, Amalfi Coast. View? Laut lepas. Langit biru. Dan vibes yang bikin kamu lupa sama notifikasi kerjaan.

Tempat ini baru aja buka April 2025 dan langsung jadi primadona. Kenapa? Karena dia satu-satunya private luxury pool club di Amalfi. Lokasinya ada di kompleks Caruso, A Belmond Hotel yang udah kayak istana dari abad ke-11. Tapi desainnya? Mix antara kemewahan klasik dan modern minimalis. Elegan, bro.

Siang hari lo bisa ngadem di pinggir infinity pool yang langsung ngadep ke laut. Sambil nyeruput cocktail Amalfi yang segar dan selfie tanpa filter. Kalau lo pengen aktif dikit, ada yoga sunrise, jogging bareng trainer keliling Ravello, atau bikin pasta dan limoncello dari chef lokal. Malemnya? Stargazing, nonton film outdoor di puncak Ravello, atau—ini yang paling gila—berenang di kolam pas tengah malam. Sendirian, bareng doi, atau ramean? Suka-suka lo.

Buat lo yang pengen level up liburannya, La Piscina punya dua cabana privat yang super eksklusif. Dapat sparkling wine, buah segar, spa, makan siang gratis, sampe butler pribadi yang siap nurutin semua kemauan lo (asal jangan minta dicariin jodoh, ya). View-nya? Langsung ke desa tertua Scala dan lembah hijau yang eksotis.

Urusan perut, tenang. Chef Armando Aristarco siap manjain lo dengan menu La Dieta Mediterranea—penuh bahan segar dari Amalfi dan Cilento. Plus, ada event spesial kayak Ditirambo Nights tiap musim panas. Musik live, produsen lokal pamerin hasil bumi, dan diakhiri dengan makan spageti tengah malam rame-rame. Italian style banget.

20 Tahun Java Jazz: Barisan Musisi Kelas Dunia Siap Guncang Jakarta

0

Tak terasa, dua dekade sudah Jakarta International BNI Java Jazz Festival menjadi panggung utama bagi perayaan musik dan gaya hidup urban di Indonesia. Di usia ke-20 ini, festival musik paling bergengsi di Tanah Air kembali mengumumkan deretan musisi yang akan meramaikan panggungnya tahun ini—dan seperti biasa, lineup-nya tidak main-main.

Dari Soul Amerika ke Etnik Elektronik Thailand

Nama-nama besar sudah diumumkan, dan semuanya membawa karakter yang tak bisa diabaikan. Ada UMI, penyanyi R&B asal Amerika Serikat dengan warna vokal lembut dan pesan spiritual dalam lirik-liriknya. Lee Ritenour, gitaris jazz legendaris yang telah mengukir sejarah sejak era fusion tahun ‘70-an. Tontrakul, produser musik asal Thailand yang menyatukan elemen tradisional Asia dengan atmosfer elektronik masa kini.

Lee Ritenour

Dari Inggris, hadir Tara Lily, musisi lintas budaya yang tumbuh besar dalam lingkungan hip-hop dan jazz, namun tak lupa akar Asia Selatan-nya. Dari dalam negeri, nama-nama seperti RAN membawa energi pop yang selalu segar dan bisa diandalkan untuk membakar semangat penonton.

Festival ini akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan 11 panggung yang tersebar di berbagai titik, menyuguhkan lebih dari sekadar konser—ini adalah eksplorasi musikal yang luas, dari jazz klasik hingga nuansa kontemporer. Tiket sudah tersedia melalui javajazzfestival.com.

Tara Lily

Ketika Kemewahan Menyatu dengan Alam

0

Alila Dong’ao Island Resmi Dibuka di Tiongkok

Hyatt Hotels Corporation baru saja meresmikan Alila Dong’ao Island Zhuhai, resor pulau pertama Alila di wilayah Greater China. Terletak di ujung barat daya Pulau Dong’ao yang berbatu, dan hanya berjarak kurang dari satu jam perjalanan feri dari kota Zhuhai, resor ini menawarkan pengalaman mewah serba suite yang berpadu dengan keindahan alam dan ketenangan laut.

“Kami sangat antusias membuka pintu di destinasi luar biasa ini,” ujar Chua Thin Thin, General Manager Alila Dong’ao Island Zhuhai. “Resor ini tidak hanya menjadi tempat menginap, tapi juga perjalanan yang penuh makna—mengenal alam, budaya, dan diri sendiri dalam balutan desain inovatif yang menghormati lingkungan sekitar.”

Arsitektur yang Meresapi Alam

Desain resor ini digarap oleh desainer interior ternama Ju Bin, yang mengambil inspirasi dari budaya Lingnan lokal dan elemen-elemen alami pulau. Area drop-off dengan “lingkaran batu” menggunakan granit dan batu abu-abu, menyerupai formasi batu alami di pulau—sebuah simbol koneksi antara modernitas dan waktu.

Tamu yang tiba akan disambut oleh kolam air yang tenang dan lobi terbuka dengan pemandangan laut yang memukau. Kanopi bergelombang yang menggantung di atas bangunan utama menggambarkan riak ombak, sementara jalur taman yang mengikuti kontur alami pulau menawarkan momen keheningan dan eksplorasi personal.

Suite dengan Sentuhan Elegansi Lokal

Resor ini memiliki 104 suite luas, dimulai dari 86 meter persegi, dengan pemandangan laut atau taman pribadi yang hijau. Setiap suite dirancang dengan estetika kontemporer yang disempurnakan oleh elemen dekoratif khas Lingnan. Tamu akan menemukan jendela besar dari lantai ke langit-langit, ruang tamu terpisah, kamar mandi dengan dua wastafel, balkon atau ruang teh pribadi, dan beberapa bahkan dilengkapi kolam renang pribadi.

Dua suite eksklusif di atap menawarkan pengalaman menginap yang sangat personal, masing-masing dengan gaya desain interior berbeda: klasik atau modern modis, serta pemandangan laut 270 derajat yang spektakuler.

Cita Rasa Otentik dari Pulau

Kehidupan kuliner di Alila Dong’ao Island dipenuhi dengan bahan-bahan segar dan pendekatan farm-to-table. Restoran SEASALT menyajikan sajian laut dalam suasana santai indoor-outdoor, lengkap dengan menu sarapan sehat a la carte. Sementara itu, HOITONG menghadirkan cita rasa Kanton otentik, bekerja sama dengan petani lokal dan kebun organik resor untuk menjamin kesegaran bahan.

CHUN bar yang berada di area lounge terbuka adalah tempat sempurna untuk menikmati afternoon tea dengan panorama laut, atau mencicipi koktail lokal dan teh dingin saat matahari terbenam—disertai ritual senja khas Alila yang ditandai dengan bunyi mangkuk nyanyi (singing bowl).