Tuesday, November 08, 2016

Off Da Wall


YELLO Hotel Harmoni, pertama di Jakarta, telah menerima lebih dari empat puluh hasil karya dari street artist amatir & profesional sepanjang bulan Oktober hingga akhirnya terpilih dua puluh delapan seniman terbaik untuk diundang berkompetisi langsung di festival urban Off Da Wall pertama di ibukota.

Beberapa tahun belakangan ini seni urban di Indonesia memasuki fase yang menarik dimana berbagai komunitas tumbuh berkembang serta bermunculannya seniman muda yang lebih ‘berani’ mengeksplorasi bakat mereka demi mencuri perhatian publik.



“Kami merasa sekarang merupakan saat yang terbaik untuk unjuk gigi sebagai merek hotel yang peduli & mendukung jenis seni semacam ini,” kutip Irene Janti, Chief Brands & Marketing Officer – Tauzia Hotel Management, “YELLO Hotels secara konsep hendak menghadirkan aspek kreatif yang sebelumnya belum pernah dihadirkan oleh merek hotel dari segmen ekonomis. Dengan penekanan akan seni urban, kami memposisikan diri sebagai ruang kreatif bagi para netizen.”

Beberapa objektif yang menginspirasi kompetisi ini adalah upaya mempromosikan street art sebagai bentuk seni yang terbuka bagi publik Indonesia, melindungi hak berekspresi & kreatifitas, membantu menemukan bakat terpendam serta memfasilitiasi perkembangan karier mereka, hingga akhirnya – merubah paradigma publik akan street art sebagai kegiatan positif yang baik bagi anak muda Indonesia.


Selain untuk berkompetisi, event ini juga memiliki berbagai tenant bazaar yang menawarkan menu makanan, lini fashion hingga artis tato. Stan Tauzia Equal Chance – program CSR Tauzia juga akan hadir untuk mendorong para tamu agar dapat berbagi kepada anak jalanan yang kurang mampu.

“Bazaar akan dibuka mulai pukul 10 pagi bersamaan dengan kompetisi grafiti. Untuk menghibur para tamu, kami juga menyediakan pertunjukan musik dari Jakarta BeatBox, Scaller, Animal Pop Family, DJ Novi, Sweaters & Vira Talisa,” kutip Narantara Sitepu, YELLO Brand Manager – Tauzia Hotel Management.

Dance battle & YELLO Roar – pertujukan perkusi khas YELLO Hotel oleh para staf juga akan menjadi bagian penting dari keseluruhan acara.


Untuk upacara peresmian hotel, akan hadir perwakilan dari Tauzia Hotel Management, Agung Sedayu Group – selaku pemilik hotel dan juga Hotel Manager untuk sesi penyemprotan pilox sebagai bentuk penyerahan hotel ke pihak management. “Berbagai selebriti grafiti dari Indonesia & Prancis akan turut meramaikan event ini, termasuk Kongo, Fenx, Colorz, Tilt, Mist, Darbotz, Stereoflow, Farhan Siki, Soni Irawan & Tutu.”

Nama-nama besar ini juga akan ikut berpartisipasi sebagai juri yang akan membantu memberikan penilaian pada setiap hasil karya para kontestan.

Kegiatan yang ditunggu-tunggu selanjutnya adalah ‘graffiti jam’ oleh Smoke & Sidvizeus – hasil kurasi Gardu House, salah satu komunitas street art terbesar di Indonesia.

YELLO ‘Off Da Wall’ juga didukung oleh Museum Nasional, d’gallerie Jakarta dan Institut Francais Indonesia.


YELLO Hotels, a 3-star economic hotel for tech-friendly travelers with a sense of style looking to Get Wired! There will be 13 hotels with 2,135 rooms by 2020 with locations in Surabaya, Jakarta, Tangerang, Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta, Sukabumi, Bandung, Bali & Semarang. To find out more, check out yellohotels.com

Established in 2001, Tauzia Hotel Management is a network of 113 hotels in operation & development under the brands of WorldHotels – a master franchise in luxury segment, Preference Hotels – a label for a collection of charm hotels, HARRIS Hotels – midscale hotels featuring healthy lifestyle concept, YELLO Hotels – the netizen’s new economic hotels & POP! Hotels – eco-friendly hotel for smart travelers in budget segment. Along with hotel management services, Tauzia provides Estate Management & consulting services with a vision to build a blend of culture in management style and product management as well as services while promoting cultural diversity in the hospitality business. Find out more at @tauziahotels and tauzia.com

No comments:

Post a Comment