‘Can You See Music’ by Heineken Green

Lebih Dari 9.000 Konsumen ‘Melihat’ Musik Bersama Heineken Green Room

Selama lebih dari dua bulan mengunjungi enam kota besar di Indonesia, Heineken Green Room – Original Sound Experiment akhirnya tiba pada puncak acara yang digelar di Colosseum Club Jakarta (10 Oktober 2015), bersama Dipha Barus sebagai performer utama.  

Heineken Green Room dengan eksperimen “Can You See Music?” telah berhasil melibatkan lebih dari 9.000 konsumennya untuk melihat dan bereksperimen langsung dengan musik EDM dan teknologi visual selama jalannya acara.  

Antusiasme para penikmat musik EDM dapat terlihat dengan banyaknya pengunjung yang tidak hanya berinteraksi dengan satu sama lain, namun mereka juga asyik bereksperimen dengan teknologi bola raksasa canggih “The Orb” melalui aplikasi mobile Heineken Green Room. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menambah keseruan acara seperti fitur selfieyang menampilkan avatar wajah para konsumen pada “The Orb”, fitur monitor dan laporan energi yang dikeluarkan oleh konsumen setelah acara usai, dan adu dance antara konsumen dengan “The Orb”.                

Hasil eksperimen disajikan secara personal dan informatif bagi para konsumen yang hadir melalui aplikasi mobile Heineken Green Room. Melalui fitur “Data Selfie”, konsumen dapat mengetahui hasil eksperimen mereka yang menggambarkan tingkat energi yang berhasil dikeluarkan sebagai hasil rangsangan visual yang ditampilkan oleh “The Orb”. Konsumen juga dapat mengetahui hasil eksperimen akumulatif dari satu malam Heineken Green Room. Hasil eksperimen menarik terlihat dari salah satu acara Heineken Green Room di mana konsumen yang hadir berdansa di Empirica, Jakarta (18 September) mengeluarkan energi yang sama seperti usaha seseorang mendaki Monumen Nasional sebanyak 492 kali.  

Dipha Barus di sela-sela penampilannya mengungkapkan, “Heineken Green Room semakin membuat saya percaya bahwa ada berbagai cara untuk menikmati musik, yang mana tidak hanya terbatas pada pendengaran, namun juga menggunakan seluruh panca indera!”.  

Selain Dipha Barus, beberapa DJ kenamaan Indonesia lainnya seperti Riri, Tiara Eve, dan Mahesa Utara juga turut meramaikan original sound experiment di Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Samarinda dan Bali, sejak  Agustus lalu.   

“Kami berharap kesuksesan rangkaian acara Heineken Green Room dapat semakin menginspirasi konsumen untuk menikmati musik dengan cara-cara yang tidak biasa, termasuk di antaranya dengan memanfaatkan teknologi yang semakin maju. Heineken juga akan terus berinovasi menciptakan pengalaman unik untuk penikmat musik EDM dengan eksperimen lain yang tidak kalah serunya di kesempatan mendatang,” ujar Jessica Setiawan, Marketing Manager Heineken.  

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keseruan acara Heineken Green Room, kunjungi @HeinekenID atau cari tagar #HeinekenGreenRoom di sosial media.  Hasil eksperimen Heineken Green Room yang diselenggarakan di enam kota besar Indonesia juga dapat diakses di greenroomindonesia.tumblr.com.  

Sampai jumpa di acara Heineken yang akan datang!

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Satu Malam di Tuscany, Tanpa Meninggalkan Sanur

Chef Luca Masini membawa cita rasa pesisir Italia ke tepi Pantai Sanur melalui sebuah...

Destinasi Baru di Berawa, Bali

Pony, untuk Makan Malam yang Berlanjut Hingga Larut Malam Bali selalu memiliki tempat-tempat baru yang...

Di Rote, Kemewahan Tidak Diukur dari Kemegahan

Di dunia perjalanan modern, kemewahan sering kali identik dengan segala sesuatu yang besar, megah,...

Menyelami Kehidupan Pulau Autentik di Bintan

Lebih dari Sekadar Staycation Banyak orang datang ke Bintan untuk mencari ketenangan. Pantai yang sepi,...

Tui Blue Berawa

Where Wellness, Sport and Social Energy Meet Di tengah geliat Berawa yang semakin dikenal sebagai...

Wine Terbaik Italia Hadir di Bali

Bali kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi gaya hidup paling dinamis di Asia....

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here