POPULAR – Reborn

Editor’s Note (untuk POPULAR Edisi “Reborn” Mei 2009)

POPULAR Magazine – Talk About Men’s World

DUNIA makin kompetitif, termasuk industri pers. Kami sadar hanya yang kreatif saja yang mampu bertahan dan menancapkan kredibilitas. Itu sebabnya POPULAR, yang sudah lebih dari dua dekade hadir di Indonesia, berusaha menyajikan yang terbaik, menjadi bacaan wajib bagi para pria dewasa yang membutuhkan informasi dan hiburan.

Seorang pengamat pemasaran mengatakan, merek yang bisa hidup lebih dari dua dekade layak menjadi legendary brand. Tapi, usia saja tidak ada artinya kalau merek tersebut tidak tumbuh dan berkembang mengikuti zaman. Harus selalu ada rejuvenasi dan mampu merespons keinginan pasar dengan perbaikan-perbaikan.

POPULAR yang ada di tangan Anda saat ini, mungkin Anda pangling, adalah perubahan yang cukup besar, sehingga kami menyebutnya sebagai reborn, alias kelahiran kembali. Tanpa menghilangkan “jiwa” sebagai majalah hiburan untuk pria, kami ingin menampilkan POPULAR yang lebih bernas, berkelas, dan modern sesuai dengan tuntutan kekinian.

Di edisi reborn ini Anda bisa menikmati semua yang berkaitan dengan dunia laki-laki, talk about men’s world. Mulai dari gaya hidup, dunia malam, party, kehidupan selebriti, hobi laki-laki, gadget, otomotif, fashion, grooming, tempat gaul yang hip, dan tentu saja…. keindahan wanita!

Selamat membaca!

Burhan Abe – Editor in Chief

Related Stories

spot_img

Discover

Maha Beer Garden

Seni Menikmati Canggu Tanpa Tergesa Canggu selalu punya cara unik untuk membuat orang lupa waktu....

SubSavers

Subway Punya Cara Baru Menikmati “Budget Lunch” Tanpa Terasa Murahan Di tengah harga makan siang...

Burger Season Has Officially Arrived at Jakarta

Di kota yang makin serius soal dining culture, burger hari ini bukan lagi sekadar...

Vermouth, Sunset, Repeat

Saat Aperitivo Menemukan Rumah Baru di Bali Di Uluwatu, waktu terasa punya ritme sendiri. Matahari...

Paspor Baru Kaum Privileged

Cara Baru Menikmati Dunia Tanpa Benar-Benar “Menyewa” Ada satu fase dalam hidup ketika hotel bintang...

Selling Houses in the Age of Algorithms

Ketika AI bukan lagi sekadar alat, tapi cara baru bermain. Ada masa ketika menjual properti...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here