World Gourmet Summit

Dalam cocktail reception yang digelar di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Ferran Adria membuka resep suksesnya di industri kuliner, dalam kesempatan yang sama ia juga mengadakan acara penandatanganan bukunya yang berjudul “elBulli 1994 –1997”.

Celebrity chef yang tak kalah menariknya di WGS adalah Chef Andrea Berton. Pria yang dijuluki sebagai “Si Jenius di Dapur” ini berasal Italia. Keahliannya memang di kuliner Italia, ia pernah menggali ilmu dari Chef Gualtiero Marchesi yang spesialis jawara di hidangan ala kerajaan dan mengasah keterampilan dari Chef Alain Ducasse di Louis XV di Monte Carlo.

Beruntung saya dan beberapa wartawan asal Indonesia ikut mencicipi makanan kreasi Andrea Burton dalam sebuah gala dinner di Pontini, Grand Capthorne Waterfront Hotel, 21 April 2010.

Chef Andrea Berton tidak hanya menghidangkan hasil kreasinya, keesokan harinya ia membagi ilmunya dalam sesi culinary masterclass selama 1,5 jam di Auditorium STB. Ia mendemontrasikan kebolehannya dan mengajarkan tiga resep sederhana makanan Italia, yakni pasta, risoto, dan hidangan pencuci mulut, tiramisu.

Tidak berlebihan kalau WGS dikatakan sebagai perhelatan kuliner bergengsi di Asia, di sinilah para pecinta makanan dan wine menemukan surganya. Sesi yang paling saya suka adalah wine tasting, yakni Sassicaia Wine Tasting di Grand Capthorne Waterfront Hotel. Inilah wine yang berasal salah satu wilayah di Italia. Mengingatkan pada wine Bourdeaux, yang sebagian besar jenis red wine, dan kebanyakan blend – terdiri dari beberapa varietas anggur.

Pendeknya, WGS menawarkan pilihan wisata dan kegiatan kuliner yang beragam dan berkelas. Dine with the stars, cook with the stars, wine with the stars, be touched by the stars… (Burhan Abe)

Appetite Journey

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Di Atas Rel, Imajinasi Ikut Berangkat

Venice Simplon-Orient-Express menghadirkan pengalaman baru: sastra eksklusif untuk mereka yang tahu cara menikmati perjalanan. Ada...

Work Smarter Is Dead. This Book Explains Why.

Di tengah banjir buku tentang AI yang sering terasa seperti manual teknis berkedok motivasi,...

Mainkan Algoritma, Menangkan Publik: Bermain Cerdas di Era Noise

Social Media Management Playbook Ada masa ketika social media terasa sederhana: posting, dapat likes, selesai....

CURE Bali: Fine Dining Tepi Laut

Tidak Perlu Teriak untuk Didengar Ada jenis restoran yang tidak datang untuk “rame-rame”—ia datang pelan,...

A Quiet Rally: Aman Tennis Club Meets The Webster

Di dunia di mana kolaborasi sering terasa seperti strategi pemasaran yang terlalu berisik, pertemuan...

Bekerja dari Bali, Tapi Bukan Liburan Biasa

Ketika villa privat jadi kantor, kolam renang jadi “meeting room”, dan hidup terasa sedikit...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here