Pria-pria Sinterklas

Jadi kalau selama ini diakui sebagai seorang eksekutif perusahaan atau pekerja yang cukup berhasil, maka sebenarnya predikat itu hanya terbatas secara lokalistik ada di tempat dia bekerja. Nah, untuk memperluas pengakuan bahwa mereka adalah eksekutif muda yang berhasil, maka mereka membangun tangga yang lain, dan bukan tangga pekerjaan tetapi tangga sosial yang ingin dibangun. Dan mereka antara lain dengan memberikan “derma” kepada mereka yang membutuhkan.

Memang, ada beberapa yang memang tulus melakukan itu. Apalagi jiwa sosial itu sebenarnya akar dari masyarakat kita itu memang sosialis, semua agama pun mengajarkan itu. Hanya saja banyak yang terjadi sebenarnya, “Mereka hanya berupaya mencari simpati yang lebih dari publik untuk memperluas pengakuan mereka di masyarakat,” ujarnya.

ME, Desember 2008

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here