Djournal Monster Cafe Hadirkan Wajah Baru Blok M

Ketika Limbah Kopi Menjadi Interior yang Estetis

Salah satu aspek paling menarik dari Djournal Monster Cafe justru datang dari sesuatu yang sering kali dianggap tidak bernilai: ampas kopi.

Melalui kolaborasi dengan Bell Living Lab, Djournal mengubah limbah kopi menjadi material interior yang mempercantik ruang sekaligus memperlihatkan bagaimana desain dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan.

Sebanyak 288,75 kilogram limbah kopi, setara dengan sekitar 8.863 cangkir kopi, diolah kembali menjadi elemen dekoratif pada fasad dan area bar.

The Luxury of Space: Perjalanan Mewah Menjelajah Indonesia

Alih-alih menyembunyikan proses tersebut, Djournal justru menjadikannya bagian dari cerita yang ingin dibagikan kepada pengunjung—bahwa inovasi tidak selalu lahir dari material baru, tetapi juga dari cara baru memandang sesuatu yang sudah ada.

Jakarta Unfiltered: Panduan Jitu Menaklukkan Jakarta

Ruang yang Mengikuti Cara Orang Bekerja dan Bersosialisasi

Desain interior Djournal Monster Cafe digarap bersama firma arsitektur FFFAAARRR, yang dikenal dengan pendekatan desain ekspresif dan eksperimental. Hasilnya adalah ruang yang fleksibel untuk berbagai aktivitas.

Di pagi hari, pengunjung dapat bekerja dengan laptop sambil menikmati manual brew. Menjelang siang, area yang sama berubah menjadi tempat meeting informal. Sore hingga malam, suasananya berganti menjadi ruang berkumpul bagi komunitas kreatif, seniman, maupun teman-teman yang sekadar ingin menikmati waktu bersama.

Konsep ini mencerminkan perubahan fungsi coffee shop modern yang kini menjadi “ruang ketiga”—tempat di luar rumah dan kantor yang mendukung produktivitas sekaligus interaksi sosial.

Slow Burn: Cerutu dalam Ritme Hidup Modern

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here