Di Likupang, laut, lanskap vulkanik, dan warisan Minahasa bertemu dalam sebuah pengalaman perjalanan baru
Pagi datang perlahan di pesisir Likupang. Cahaya keemasan merambat di permukaan laut, mengubah biru menjadi kilau perak sebelum matahari sepenuhnya mengambil alih langit. Dari kejauhan, siluet perbukitan dan garis pantai membentuk lanskap yang nyaris sinematik. Udara membawa aroma asin laut, sementara hening pagi hanya sesekali dipecah suara perahu yang bergerak menuju horizon.
Di tempat seperti ini, perjalanan tidak perlu terburu-buru.
Likupang mengajarkan satu hal sederhana: bahwa kemewahan sejati terkadang bukan tentang apa yang ditambahkan, melainkan tentang ruang untuk menikmati apa yang telah diberikan alam.
PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital



Di kawasan inilah Manado Marriott Resort & Spa akan membuka pintunya pada kuartal keempat 2026, menghadirkan sebuah pengalaman hospitality baru di Sulawesi Utara. Berlokasi di Paputungan, Likupang—salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia—resor ini menjadi bagian dari babak baru perjalanan kawasan yang selama bertahun-tahun telah dikenal para penyelam, pencinta alam, dan mereka yang mencari sisi Indonesia yang lebih tenang.
Dari Redaksi ke Algoritma: Pertempuran Bisnis Media di Era Digital
Where the Ocean Begins
Sulawesi Utara memiliki hubungan yang hampir intim dengan laut. Provinsi ini berada di jantung Coral Triangle, kawasan dengan salah satu keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia. Dari permukaan, lautnya tampak tenang dan jernih. Namun di bawahnya terbentang dunia yang jauh lebih dramatis.
Taman Nasional Bunaken menjadi salah satu permata kawasan ini. Dinding-dinding karang menjunam ke kedalaman, membentuk lanskap bawah laut yang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan tropis, terumbu karang, dan penyu hijau.
Playbook: Strategi Bisnis Konglomerat yang Tak Diajarkan di Sekolah Formal

